Kepala sekolah bungkam ketua komite bernyanyi untuk pembayaran uang Seragam di SMPN 4 Way Urang Makin Menguat

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Seruntingnews id. Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok uang komite untuk pengadaan seragam di SMP Negeri 4 Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, memasuki babak baru. Kamis 30/7/26.

Polemik ini kian memanas setelah ditemukan bukti-bukti fisik yang menguatkan adanya kewajiban pembayaran yang mengikat bagi seluruh siswa baru.

Dugaan penarikan dana sebesar Rp1.250.000 untuk siswa putra dan Rp1.350.000 untuk siswa putri kini bukan sekadar rumor.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah wali murid mulai berani membuka suara dengan menunjukkan bukti otentik yang mereka terima dari pihak sekolah atau komite.

Bukti Kuitansi dan Buku Absen Jadi Kunci Berdasarkan investigasi di lapangan, praktik penarikan uang ini diperkuat dengan adanya lembaran kuitansi pembayaran resmi yang diserahkan kepada wali murid setelah menyetorkan uang.

Kuitansi tersebut secara jelas mencantumkan nominal uang jutaan rupiah dengan peruntukan

Baca Juga :  Tim Media Seruntingnews.id Bakal Laporkan SMPN 4 Way Urang ke Inspektorat dan Disdik Pesawaran

Tidak hanya kuitansi, alur penagihan ini juga dicatat secara sistematis menggunakan buku absen per siswa.

Buku presensi khusus tersebut digunakan oleh oknum pengurus untuk mendata secara rinci siapa saja siswa yang sudah membayar, mencicil, atau belum melunasi biaya seragam.

Adanya buku absen ini mengindikasikan bahwa pungutan tersebut bersifat wajib dan mengikat, bertentangan dengan prinsip sumbangan sukarela.

Komite Mengaku, Kepala Sekolah Tetap Bungkam Ketua Komite SMPN 4 Way Urang sebelumnya telah membenarkan adanya penarikan dana seragam tersebut.

Namun, keberadaan bukti kuitansi dan buku catatan absen ini semakin memojokkan pihak manajemen sekolah yang terkesan mengorganisir pungutan secara rapi.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMPN 4 Way Urang tetap memilih bungkam seribu bahasa.

Baca Juga :  Pemkab Pesawaran Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih Bagi Pengendara Jalan

Sikap tertutup kepala sekolah ini memicu kecurigaan publik bahwa pihak sekolah sengaja berlindung di balik nama komite untuk melegalkan pungutan seragam yang nilainya memberatkan wali murid.

Nabrak Aturan KemendikbudristekMerujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah serta Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah, sekolah negeri dilarang keras mewajibkan pembelian seragam melalui sekolah atau komite.

Terlebih lagi, penggunaan instrumen kuitansi tetap dan buku absen penagihan dinilai telah memenuhi unsur pungutan liar karena tidak bersifat sukarela.

Wali murid berharap Tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dan Dinas Pendidikan Kabupaten setempat segera turun ke SMPN 4 Way Urang untuk mengamankan barang bukti berupa buku absen dan kuitansi tersebut sebelum dimusnahkan.(Ali)

Berita Terkait

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  
Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari
Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat
Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  
Skandal SDN 16 Padang Cermin Meluas: Dugaan Penjualan Aset Sekolah Muncul, Inspektorat Minta Laporan Resmi  

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.

Berita Terbaru