TULANG BAWANG,Seruntingnews.id – Bupati Tulangbawang, Qudrotul Ikhwan menyempatkan diri menghadiri rangkaian rapat kerja daerah (rakerda) yang digelar Serikat Media Siber (SMSI) Tulangbawang, di sekretariat SMSI Tulangbawang, Jumat 5 Juli 2026.
Kegiatan Rakerda yang dilaksanakan oleh SMSI Tulangbawang merupakan agenda penting yang wajib digelar untuk merumuskan dan menetapkan sejumlah program kerja SMSI Tulangbawang tahun 2026 – 2029.
Rakerda juga membahas dan memutuskan agenda Musyawarah Kabupaten (Muskab) tentang pemilihan Ketua dan kepengurusan SMSI Tulangbawang masa bakti Periode 2026 – 2029.
Dalam sambutannya, Ketua SMSI Tulangbawang, Abdul Rohman, menerangkan bahwa SMSI adalah sebuah wadah dari para pemilik media siber atau media online maupun media media cetak yang ada di seluruh Indonesia. SMSI adalah organisasi resmi yang terdaftar di Dewan Pers.
Abdul Rohman memaparkan, SMSI telah melaksanakan sejumlah program dalam berbagai bidang. Terutama bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan, salah satunya adalah program Jumat berkah.
Jumat berkah yang telah berjalan sebanyak 100 kali Jumat berkah secara rutin tanpa terputus. Program Jumat berkah
Peran SMSI diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun bagi pemerintah daerah. SMSI hadir dapat turut serta dalam mensosialisasikan dan mensukseskan program kerja pemerintah daerah.
”Alhamdulillah selama ini SMSI sudah melaksanakan program Jumat berkah ke 100 tanpa terputus. Selanjutnya siap untuk melaksanakan program yang bersinergi dengan pemerintah daerah,” terang Abdul Rohman.
Bupati Tulangbawang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas program jumat berkah dan program lainnya.
Orang nomor satu di Sai Bumi Nengah Nyappur itu berharap SMSI dapat terus berkiprah dan ikut aktif dalam mensukseskan program pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Qudrotul Ikhwan, menjabarkan tentang pentingnya program pembangunan yang sedang, telah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Tulangbawang, khususnya tentang pengelolaan dan pemanfaatan lahan mangkrak menjadi lahan produktif.
Kemudian, peningkatan UMKM dan peningkatan ekonomi masyarakat. (*)











