Orang Tua Siswa SDN 2 Padang Cermin Protes Anak Dikeluarkan Saat Ujian TKA

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, Seruntingnews.id – Polemik pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SD Negeri 2 Padang Cermin, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, semakin memanas.

Sejumlah orang tua siswa kelas VI melayangkan protes setelah anak-anak mereka diminta keluar dari ruang ujian saat pelaksanaan TKA pada Selasa, 28 April 2026. Keputusan tersebut disebut berdasarkan penilaian pihak sekolah yang menganggap kemampuan akademik siswa berada di bawah rata-rata.Rabu ( 6/5/2026).

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa atas perlakuan tersebut. Ia menilai tindakan sekolah tidak hanya tidak adil, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis anak.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak terima anak kami dikeluarkan dari kelas hanya karena dianggap tidak layak ikut ujian. Alasan kemampuan di bawah rata-rata itu sangat menyakitkan. Seharusnya sekolah membimbing, bukan malah membedakan anak di depan teman-temannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwarcab Pesawaran: Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa

Ia juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi.

“Ini sudah yang ketiga kalinya. Bahkan ada murid kelas tiga yang dikabarkan akan dikeluarkan dari sekolah dengan alasan yang tidak transparan,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kelas VI, Ardian, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena TKA bersifat tidak wajib dan hanya diperuntukkan bagi siswa yang dinilai siap secara akademik.

Namun, penjelasan tersebut belum mampu meredam kekecewaan para orang tua. Upaya konfirmasi kepada pihak sekolah pun belum membuahkan hasil.

Baca Juga :  Dusun Sukaraja 4 lanjutkan acara memperingati hari HUT RI ke 80 di lapangan Sukaraja

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN 2 Padang Cermin belum dapat ditemui untuk memberikan keterangan. Salah satu staf sekolah menyebutkan bahwa kepala sekolah sedang berada di luar kantor.

“Kepala sekolah sedang tidak ada di tempat, ada urusan di luar,” ujarnya singkat.

Ketidakhadiran pihak pimpinan sekolah di tengah polemik ini turut disayangkan oleh wali murid. Mereka berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran.

“Kami berharap Dinas Pendidikan segera turun tangan agar masalah ini tidak terulang dan anak-anak tidak merasa dikucilkan secara akademik,” tegas salah satu wali murid.

(Ali)

Berita Terkait

Kepala Desa Bogorejo Serahkan Alat Hadroh ke Ponpes Faidlul Barokah  
Merawat Ingatan dari Panggung ke Ruang Digital, Teater Satu Rilis Single “Renjana Rindu” untuk Lakon Musyawarah Burung
Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  
Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari
Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:13 WIB

Kepala Desa Bogorejo Serahkan Alat Hadroh ke Ponpes Faidlul Barokah  

Minggu, 1 November 2026 - 10:23 WIB

Merawat Ingatan dari Panggung ke Ruang Digital, Teater Satu Rilis Single “Renjana Rindu” untuk Lakon Musyawarah Burung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Berita Terbaru