Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN (Seruntingnews.id) – Dunia pendidikan di Kabupaten Pesawaran kembali menjadi sorotan tajam terkait dugaan pungutan berkedok uang komite untuk pembelian seragam siswa baru di UPTD SMP Negeri 4 Way Urang, Kecamatan Padang Cermin. Ironisnya, Kepala Sekolah justru memilih bungkam dan tidak memberikan klarifikasi selama 24 hari meskipun telah diminta secara patut oleh awak media.

Berdasarkan data dan keluhan yang dihimpun dari kalangan wali murid, pihak sekolah melalui komite diduga mematok biaya paket seragam sebesar Rp1.250.000 untuk siswa putra dan Rp1.350.000 bagi siswa putri. Nominal yang dinilai fantastis ini dirasakan sangat memberatkan orang tua siswa serta bertentangan dengan peraturan pusat.

Peraturan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi secara tegas melarang satuan pendidikan negeri mewajibkan atau menjual seragam kepada siswa. Pihak sekolah hanya boleh menetapkan jenis, model, dan warna seragam sebagai acuan, sedangkan pembeliannya bersifat bebas dan dapat dilakukan secara mandiri oleh orang tua, tidak boleh dipungut secara wajib dengan harga yang ditentukan sepihak.

Baca Juga :  DPRD Pesawaran Usulkan Pengesahan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil PSU 2025 

Guna menegakkan prinsip keberimbangan informasi dan keterbukaan informasi publik, tim Seruntingnews.id telah berupaya meminta klarifikasi secara patut kepada Kepala Sekolah berinisial RTI. Upaya konfirmasi dilakukan melalui pesan tertulis dan panggilan telepon sejak Selasa, 21 Juli 2026 hingga Kamis, 13 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun selama rentang waktu 24 hari tersebut, pesan terkirim dan terbaca, namun sengaja diabaikan tanpa adanya penjelasan maupun tanggapan resmi apapun. Sikap menutup diri ini dinilai mencederai semangat transparansi serta mengabaikan kewajiban pejabat publik untuk terbuka terhadap pengawasan masyarakat dan media.

Baca Juga :  Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  

Semakin lama bungkamnya pihak sekolah justru memperkuat dugaan pelanggaran serta keresahan yang berkembang di tengah masyarakat. Wali murid dan publik kini mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Inspektorat Kabupaten Pesawaran segera turun tangan melakukan pemeriksaan mendalam, menindaklanjuti dugaan pelanggaran ini, serta memberikan kejelasan agar tidak menimbulkan penafsiran yang beragam.

Hingga berita ini ditayangkan, ruang klarifikasi tetap terbuka bagi Kepala Sekolah maupun instansi terkait untuk menyampaikan pernyataan resmi. (Ali)

Penulis : Ali

Editor : Azam

Berita Terkait

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  
Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari
Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat
Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  
Skandal SDN 16 Padang Cermin Meluas: Dugaan Penjualan Aset Sekolah Muncul, Inspektorat Minta Laporan Resmi  
Aroma Pungli di SMPN 4 Padang Cermin Tabrak Undang-Undang, Inspektorat Pesawaran Minta Media Segera Kirim Laporan Resmi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.

Berita Terbaru