TANGGAMUS, Seruntingnews .Id. – Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung, pada Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan ini dilakukan menindaklanjuti banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi fasilitas sanitasi yang dinilai mengganggu kenyamanan pelayanan di rumah sakit tersebut.
Setelah melakukan pengecekan langsung, Agus Suranto membenarkan bahwa sejumlah kamar kecil mengalami kemacetan. Pihak manajemen rumah sakit diketahui telah berupaya melakukan perbaikan, mulai dari penyedotan tangki septik hingga langkah penanganan lainnya, namun hasilnya belum tuntas.
“Setelah kita cek, ternyata benar, sejumlah WC mengalami kemacetan. Pihak rumah sakit sudah berusaha memperbaiki, ada yang disedot dan ditangani dengan cara lain, tetapi belum selesai sepenuhnya,” ujarnya.
Untuk mengatasi masalah secara menyeluruh, Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Nantinya akan dibentuk tim guna mendata seluruh kerusakan agar penanganan dapat dilakukan secara tepat dan menyeluruh.
“Kita libatkan rekan-rekan dari PU untuk memberikan masukan dan solusi teknis. Akan ada tim yang menginventarisasi semua kondisi kerusakan, sehingga perbaikannya tidak bersifat sementara,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Batin Mangunang, dr. Theresia Hutabarat, menjelaskan bahwa permasalahan utama diduga terletak pada sistem saluran pembuangan dan tangki septik. Hingga saat ini, titik penyebab kerusakan secara pasti belum berhasil ditemukan.
“Dari lebih dari 30 titik fasilitas sanitasi yang ada, sekitar 10 titik di antaranya mengalami gangguan. Masalah ini sudah berlangsung cukup lama dan kami terus berusaha mencari sumbernya, namun belum mendapatkan titik yang jelas,” paparnya.
Pihak rumah sakit juga telah melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk membongkar dan membersihkan tangki septik. Namun hasilnya belum maksimal, sehingga memerlukan pendampingan teknis dari Dinas PUPR.
“Kami sudah melakukan berbagai upaya, tapi hasilnya belum memuaskan. Oleh karena itu kami berkoordinasi dengan PU untuk meneliti akar permasalahannya, agar nanti bisa ditangani dengan cara yang tepat,” ungkap Theresia.
Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada kenyamanan pasien maupun pengunjung. Pihak rumah sakit berharap solusi segera ditemukan agar fasilitas sanitasi dapat berfungsi normal kembali dan mendukung kualitas pelayanan kesehatan.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian Hendra Wijaya, Kepala Dinas Perhubungan Sabar Sitanggang, Sekretaris Bapperida Feri Septiawan, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Joko Supratin, Kepala Bidang Cipta Karya Ishak Basuki, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup. (Edi)
Editor : Aan











