Kunjungan Kedua ke Rumah Rena dan Rendi, Pemkab Tanggamus Pastikan Pendampingan Pendidikan dan Bantuan Sosial Terus Berjalan  

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serunting news.id, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten Tanggamus kembali mendatangi rumah Rena dan Rendi di Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Kota Agung Timur, Jumat, 22 Mei 2026. Kunjungan kedua ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut sekaligus memastikan penanganan terhadap dua anak yang sebelumnya ramai diberitakan karena putus sekolah.

Tim yang hadir terdiri dari Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus, Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo Suhartono, serta aparatur pekon setempat. Dalam kunjungan itu, pemerintah memastikan bahwa persoalan pendidikan Rena dan Rendi tidak dibiarkan begitu saja.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus, Madrizal, mengatakan sejak Selasa lalu pihaknya bersama Dinas Sosial sudah turun langsung ke rumah keluarga tersebut untuk melihat kondisi sebenarnya.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya kami ingin memastikan penyelesaian atas persoalan Rena dan Rendi yang sempat terpublikasi dan terkesan pemerintah abai. Faktanya sejak hari Selasa kami sudah turun langsung ke rumah ini,” kata Madrizal.

Baca Juga :  Kejaksa Negeri Tanggamus Melepas Tersangka Penadah Melalui Restorative Justice

Dari hasil pendampingan dan penelusuran yang dilakukan, Dinas Pendidikan memastikan Rena akan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur PKBM pada tahun ajaran 2026–2027.

Menurut Madrizal, sebelumnya Rena sempat mengenyam pendidikan di pondok pesantren salafiyah di Tasikmalaya. Karena sistem pendidikan di pondok tersebut menggunakan jalur kesetaraan, maka ijazah yang diperoleh setara Paket B.

“Untuk Rena tadi sudah kami simpulkan berdasarkan hasil pembahasan bersama masyarakat, insya Allah akan kita fasilitasi masuk PKBM di tahun ajaran 2026 / 3027. Karena untuk tahun ini sudah tidak memungkinkan lagi,” jelasnya.

Sementara itu, untuk Rendi, pemerintah masih memberikan waktu dan pendampingan agar yang bersangkutan benar-benar memiliki kesiapan melanjutkan sekolah.

“Untuk Rendi sementara ini belum bisa diputuskan apakah akan melanjutkan atau tidak. Kami berharap keluarga dan lingkungan sekitar bisa membantu memotivasi supaya Rendi tetap mau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” tambah Madrizal.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus, Hardasyah, memastikan keluarga Ibu Erna alias Jumnah selama ini tetap mendapatkan perhatian pemerintah melalui berbagai program bantuan sosial.

Baca Juga :  Perkuat Swasembada Pangan, Bupati Tanggamus Serahkan Bantuan Alsintan ke Kelompok Tani

“Sejak tahun 2023 sampai 2025 keluarga Ibu Jumnah menerima BLT Dana Desa. Tahun 2026 memang tidak menerima lagi karena adanya pengurangan anggaran. Tetapi untuk bantuan BPNT maupun bantuan pangan, beliau tetap menerima,” ujar Hardasyah.

Ia juga menjelaskan alasan keluarga tersebut belum masuk sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Menurutnya, syarat penerima PKH harus memiliki komponen tertentu seperti anak balita, anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui atau lansia.

“Insya Allah apabila nanti anaknya kembali bersekolah, akan kami usulkan lagi agar bisa mendapatkan bantuan PKH,” pungkasnya.

Kunjungan kedua ini menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pendampingan terhadap keluarga tersebut, baik dalam bidang pendidikan maupun bantuan sosial, agar anak-anak di Tanggamus tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan masa depan mereka.

Berita Terkait

Cegah Penipuan Perjalanan Ibadah, Bupati Tanggamus Minta Edukasi Haji-Umrah Sampai ke Pekon  
Ngupi Jejama Jadi Ruang Perkuat Koordinasi Pemkab Tanggamus, Dua Pekon Raih Penghargaan PBB
DPRD Tanggamus Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Turun Jadi Rp1,63 Triliun
Perkuat Swasembada Pangan, Bupati Tanggamus Serahkan Bantuan Alsintan ke Kelompok Tani
Sidak RSUD Batin Mangunang, Wabup Tanggamus Soroti Kerusakan Sanitasi  
Hari Pertama Penataan Pasar Gisting, Pemkab Tanggamus Klaim 70 Persen Pedagang Sudah Bergeser
Pertarungan Jalur Kekuasaan: Akar Rumput Golkar Tanggamus Bersuara, Plt Ditolak, Musda Jadi Harga Mati
Bendahara di tuding Jadi Plt, Akar Rumput Golkar Tanggamus Tolak Keras

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Cegah Penipuan Perjalanan Ibadah, Bupati Tanggamus Minta Edukasi Haji-Umrah Sampai ke Pekon  

Rabu, 30 September 2026 - 05:41 WIB

Ngupi Jejama Jadi Ruang Perkuat Koordinasi Pemkab Tanggamus, Dua Pekon Raih Penghargaan PBB

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:43 WIB

DPRD Tanggamus Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Turun Jadi Rp1,63 Triliun

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Swasembada Pangan, Bupati Tanggamus Serahkan Bantuan Alsintan ke Kelompok Tani

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:10 WIB

Sidak RSUD Batin Mangunang, Wabup Tanggamus Soroti Kerusakan Sanitasi  

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Malam Ini, Pisah Sambut Kapolda Lampung Digelar di Mahan Agung

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:54 WIB

Jakarta

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Kena OTT KPK

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:31 WIB