Gelar Aksi “Lampung Tarik Mandat”, Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Pemprov dan DPRD Lampung

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung Seruntingnew id.Kompleks Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung dipadati oleh ratusan massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa pada Senin (15/6/2026) siang.

 

Aksi unjuk rasa yang membawa tajuk “Lampung Tarik Mandat” ini digelar untuk mengawal kebijakan nasional sekaligus menyuarakan impitan ekonomi yang tengah dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Massa yang merupakan gabungan dari organisasi kemahasiswaan seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung KAMU UIN Raden Intan Lampung hingga KM Institut Teknologi Sumatera (Itera) tersebut mulai memadati lokasi sejak pukul 10.30 WIB.

 

Ketegangan di Lapangan dan Pembakaran Ban

Aparat keamanan dari Mapolres Bandar Lampung Korps Brimob Sabhara serta Satpol PP sebelumnya telah memperketat penjagaan dengan memasang blokade kawat berduri di pintu masuk kawasan kantor pemerintahan.

Baca Juga :  Proyek Rp92 Miliar BBWS Mesuji-Sekampung, Upah Pekerja "Hilang", LSM PRO RAKYAT Minta Kejati Lampung Harus Bertanggung Jawab!

Situasi di lapangan sempat memanas saat massa aksi bersitegang dengan petugas keamanan untuk meminta kawat berduri dibuka agar mereka bisa masuk ke halaman gedung.

Setelah berhasil menembus halaman Kantor DPRD Lampung, mahasiswa langsung menggelar orasi secara bergantian, melakukan aksi simbolis tabur bunga, serta membakar ban bekas sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro-rakyat.

Dalam orasinya, para demonstran menyampaikan kekecewaan terhadap minimnya fungsi pengawasan dari DPRD Lampung yang dianggap memicu kebocoran anggaran daerah.

Berdasarkan pernyataan sikap yang dirilis, aliansi “Lampung Tarik Mandat” membawa enam poin tuntutan utama kepada pemerintah

1. Mendesak pemerintah mewujudkan akses pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis untuk seluruh rakyat.

2.Menuntut penurunan harga bahan pokok serta Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kian membebani masyarakat.

Baca Juga :  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

3. Meminta pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih karena dinilai menyedot APBN, menyulitkan UMKM, dan hanya memperkaya kelompok elit.

4. Mendesak revisi UU Polri dan menolak praktik militerisme di ranah sipil demi menjaga ruang demokrasi.

5. Mendorong penerapan aturan pajak kekayaan (wealth tax) bagi kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi.

6. Menuntut perwujudan penegakan hak asasi manusia yang sejati dan seadil-adilnya di Indonesia.

Hingga sore hari, aksi penyampaian aspirasi ini terus berjalan di bawah pengawalan ketat kepolisian.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Polisi Alfret Jacob Tilukay terus mengimbau massa mahasiswa agar tetap menyampaikan tuntutan mereka dengan tertib sopan dan menjaga kondusivitas kota.(*)

Berita Terkait

Yudisium ke-41 FEB Universitas Malahayati : 41 Calon Sarjana Akuntansi Resmi Penuhi Syarat Wisuda
LSM PRO RAKYAT Desak Gubernur Lampung Bertindak Tegas, Dugaan Hubungan Khusus Eks Kadis DKP dengan Konsultan Berujung Laporan Penganiayaan Dinilai Cederai Marwah Pemprov Lampung
LSM PRO RAKYAT Laporkan Dugaan Korupsi Dinas Kesehatan Lampung Selatan ke Kejati Lampung, Desak Kepala Dinas Diperiksa
SUASANA CAIR MUNAS HIPMI LAMPUNG: PRABOWO SALAH HITUNG, BERCANDA KENAL BETUL PENGUSAHA MUDA
Prestasi Pendidikan Lampung Melejit! SMAN 14 Lampung Lulus 100% PTN, LSM PRO RAKYAT Dorong Kenaikan Bantuan Pendidikan Demi Indonesia Emas 2045
LSM PRO RAKYAT Minta Kejagung, MA dan KPK RI Awasi Ketat Kasus David, Soroti Dugaan Sengketa Perdata menjadi Pidana
LSM PRO RAKYAT Laporkan Dugaan Mangkraknya Proyek Tugu Exit Tol Kota Baru ITERA ke Jaksa Agung RI, Soroti Potensi Pelanggaran Hukum dan Kerugian Keuangan Negara
LSM PRO RAKYAT Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek SPAM Tanggamus ke JAM PIDSUS, dan Minta Jaksa Agung Evaluasi Aparat Kejaksaan di Lampung

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28 WIB

Yudisium ke-41 FEB Universitas Malahayati : 41 Calon Sarjana Akuntansi Resmi Penuhi Syarat Wisuda

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:26 WIB

LSM PRO RAKYAT Desak Gubernur Lampung Bertindak Tegas, Dugaan Hubungan Khusus Eks Kadis DKP dengan Konsultan Berujung Laporan Penganiayaan Dinilai Cederai Marwah Pemprov Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:01 WIB

LSM PRO RAKYAT Laporkan Dugaan Korupsi Dinas Kesehatan Lampung Selatan ke Kejati Lampung, Desak Kepala Dinas Diperiksa

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Gelar Aksi “Lampung Tarik Mandat”, Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Pemprov dan DPRD Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:00 WIB

SUASANA CAIR MUNAS HIPMI LAMPUNG: PRABOWO SALAH HITUNG, BERCANDA KENAL BETUL PENGUSAHA MUDA

Berita Terbaru