Kejati Lampung Sita Aset Mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Terkait Kasus Korupsi DAK Air Minum 2022

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, Seruntingnews.Id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung telah melaksanakan penyitaan aset berupa tanah dan bangunan milik mantan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, di lokasi Jalan Bukit, Kelurahan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung. Tindakan ini merupakan langkah lanjutan dalam penyelidikan kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Air Minum dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2022 yang telah menggiring Dendi dan empat orang lain menjadi tersangka.

Dalam video yang beredar di media sosial sejak beberapa hari belakangan, terlihat sejumlah petugas penyidik Kejati Lampung melakukan proses penempelan stiker dan penutupan bangunan. Stiker yang dipasang secara jelas menyatakan: “Tanah dan bangunan ini telah disita dan dalam pengawasan Kejaksaan Tinggi Lampung”. Selain itu, bangunan bertingkat dengan warna luar putih krem juga telah disegel menggunakan “Kejaksaan line” – garis berwarna putih yang menjadi tanda resmi penutupan aset oleh lembaga penuntut umum.

Baca Juga :  Drama Agraria Lampung: Gubernur Pasang Badan, HGU PT SGC Diukur Ulang.

Penyitaan aset tersebut didasarkan pada dua surat perintah yang dikeluarkan secara bersamaan oleh Kepala Kejati Lampung pada tanggal 24 September 2025, yaitu Surat Perintah Penyidikan nomor print-17/l.8/Fd:/09/2025 dan Surat Perintah Penyitaan nomor print-07/l.8/Fd:/09/2025. Meskipun tidak diungkapkan nilai pasti aset yang disita, lokasi yang berada di kawasan permukiman strategis di pusat Bandar Lampung menunjukkan potensi nilai yang signifikan.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Kejati Lampung telah menetapkan Dendi Ramadhona sebagai tersangka pada tahap awal penyelidikan. Mantan pejabat yang juga merupakan suami Bupati Pesawaran saat ini, Nanda Indira, ditetapkan bersama empat orang tersangka lainnya, antara lain Zainal Fikri yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pesawaran pada saat proyek berjalan. Tiga orang lainnya – Syahril, Saril, dan Adal – diidentifikasi sebagai pihak yang meminjam bendera perusahaan (phoenix company) untuk mengerjakan proyek DAK SPAM Jaringan Perpipaan yang dikelola oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (Perkim) Kabupaten Pesawaran tahun 2022.

Baca Juga :  LSM PRO RAKYAT Sambangi KPK, “ Saatnya Bersih-Bersih Lampung dari Koruptor ”

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat daerah tingkat tinggi dan proyek infrastruktur yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, yaitu air minum. Menurut konteks umum kasus korupsi DAK, penyelidikan biasanya fokus pada apakah ada penyalahgunaan wewenang, kecurangan dalam proses penawaran, atau penyimpangan alokasi dana yang seharusnya digunakan untuk membangun atau memperbaiki prasarana air minum di Kabupaten Pesawaran.

Sampai saat ini, Kejati Lampung belum memberikan keterangan rinci mengenai perkembangan penyelidikan lebih lanjut atau apakah akan ada penyitaan aset tambahan dari tersangka lainnya. Namun, tindakan penyitaan yang dilakukan menunjukkan komitmen lembaga untuk mengamankan aset yang diduga berasal dari hasil korupsi guna kepentingan negara nanti

. (DD)

 

 

 

Editor : Aziz

Berita Terkait

Kepsek SDN 16 Padang Cermin Diduga Tutup Mata Terkait Pungli Selama Tiga Tahun
LSM PRO RAKYAT Laporkan Dugaan Korupsi Dinas Kesehatan Lampung Selatan ke Kejati Lampung, Desak Kepala Dinas Diperiksa
Bantah Pungli, Bukti Kuitansi Pembayaran di SDN 16 Padang Cermin Justru Beredar luas
Kunjungan hari kedua Jokowi di Lampung Sambangi Pesawaran untuk Sapa Warga dan Tinjau UMKM.
Kepung Kantor BPN, Masyarakat Adat Pitu Ngetiyuh Tuntut Sertifikasi 329 Hektare Tanah
Gelar Aksi “Lampung Tarik Mandat”, Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Pemprov dan DPRD Lampung
Hampir Setahun Laporan Dugaan Penyimpangan Desa Durian, SMSI Pesawaran Minta Kepastian Hukum
SUASANA CAIR MUNAS HIPMI LAMPUNG: PRABOWO SALAH HITUNG, BERCANDA KENAL BETUL PENGUSAHA MUDA
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung telah melaksanakan penyitaan aset berupa tanah dan bangunan milik mantan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, di lokasi Jalan Bukit, Kelurahan Tanjung Karang Timur,

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:52 WIB

Kepsek SDN 16 Padang Cermin Diduga Tutup Mata Terkait Pungli Selama Tiga Tahun

Senin, 29 Juni 2026 - 17:47 WIB

Bantah Pungli, Bukti Kuitansi Pembayaran di SDN 16 Padang Cermin Justru Beredar luas

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:34 WIB

Kunjungan hari kedua Jokowi di Lampung Sambangi Pesawaran untuk Sapa Warga dan Tinjau UMKM.

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WIB

Kepung Kantor BPN, Masyarakat Adat Pitu Ngetiyuh Tuntut Sertifikasi 329 Hektare Tanah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Gelar Aksi “Lampung Tarik Mandat”, Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Pemprov dan DPRD Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang

‎SMSI Tulang Bawang Bakal Turun Cek Proyek Gerai KDMP 

Jumat, 10 Jul 2026 - 22:26 WIB