Diduga penyimpangan Dana Desa di Pekondoh Gedung, Way Lima, pesawaran Lampun

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Seruntingnew id.way Lima, 3 Juli 2025 – Warga dan tokoh adat di Desa Pekondoh Gedung, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, tengah menyoroti dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa (DD) periode 2020-2024. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan mengenai indikasi mark-up, fiktif, dan penyalahgunaan dana oleh Kepala Desa Taufik Hidayah.

Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, sejumlah kegiatan yang dananya dianggarkan dari Dana Desa diduga tidak dilaksanakan sesuai prosedur, bahkan ada yang diduga tidak dilaporkan sama sekali. Kegiatan tersebut meliputi pembangunan fasilitas pengelolaan sampah, festival budaya, rehabilitasi rumah adat, pelatihan sosial, hingga bantuan perikanan, dengan total anggaran mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Banjir Bandang di Dusun Suka Damai: Kegagalan Sistemik dan Tanggung Jawab yang Hilang

Tokoh adat dan warga desa menyatakan bahwa dana yang dikucurkan oleh pemerintah desa tidak sepenuhnya digunakan sesuai rencana. Seperti yang diungkapkan oleh Suku Kanan dan Suku Kiri, uang sebesar Rp. 3 juta diberikan kepada adat sebagai dana adat, namun anggaran yang sebenarnya diharapkan jauh lebih besar. Bahkan, terdapat kekhawatiran dan praktik manipulasi anggaran ini berpotensi merugikan negara dan merusak kepercayaan masyarakat.ungkap nya.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

,”Sementara itu, Kepala Desa Pekondoh Gedung, Taufik Hidayah, membantah adanya penyimpangan dan menyatakan bahwa seluruh penggunaan dana sudah sesuai prosedur dan transparan. Ia mengimbau agar pihak berwenang melakukan audit langsung ke Inspektorat untuk memastikan kebenarannya dan menegaskan bahwa masyarakat desa berada dalam kondisi ekonominya yang baik dan rumah-rumah masyarakat sudah permanen,”.ungkap nya.

Baca Juga :  Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwarcab Pesawaran: Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa

Kantor Kecamatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Sementara itu, masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum dan inspektorat melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa di wilayah tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyentuh aspek transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa, yang merupakan dana masyarakat dan negara. Masyarakat dan lembaga adat berharap agar penegak hukum mampu melakukan pemeriksaan secara objektif dan adil, demi mewujudkan tata kelola keuangan desa yang bersih dan transparan.(Ali).

Berita Terkait

Kabar Duka: Camat Kedondong Irwan Rosa Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung
TIDAR LAMPUNG BERBAGI DAN SERAP ASPIRASI WARGA DI PULAU PAHAWANG
Eksekutor Penembak Bripka Arya Supena Tewas dalam Penyergapan di Pesawaran  
Orang Tua Siswa SDN 2 Padang Cermin Protes Anak Dikeluarkan Saat Ujian TKA
Keringat Buruh Sadap Diduga Dikhianati, Oknum Mandor Afdeling 4 PTPN VII Way Berulu Disorot
Pemerintah Desa Sukaraja Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada 951 KPM.
Pasangan Suami Istri di Bagelen Pesawaran Tersambar Petir, Satu Meninggal Dunia
MEGA OPERASI! Polda Lampung Bongkar 2 Gudang BBM Ilegal, 21 Orang Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:56 WIB

Kabar Duka: Camat Kedondong Irwan Rosa Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:07 WIB

TIDAR LAMPUNG BERBAGI DAN SERAP ASPIRASI WARGA DI PULAU PAHAWANG

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:45 WIB

Eksekutor Penembak Bripka Arya Supena Tewas dalam Penyergapan di Pesawaran  

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:08 WIB

Orang Tua Siswa SDN 2 Padang Cermin Protes Anak Dikeluarkan Saat Ujian TKA

Minggu, 26 April 2026 - 08:34 WIB

Keringat Buruh Sadap Diduga Dikhianati, Oknum Mandor Afdeling 4 PTPN VII Way Berulu Disorot

Berita Terbaru