Gelar Pertemuan Bersama Gubernur, Bupati Dendi Dorong KEK Teluk Pandan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Seruntingnews –  Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mematangkan rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Teluk Pandan sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam rapat bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan jajaran perangkat daerah terkait yang digelar di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (24/6/2025).

Bupati Dendi menyebut, KEK Teluk Pandan akan menjadi motor penggerak sektor pariwisata dengan konsep pembangunan terpadu yang mencakup keindahan alam, kekayaan budaya, dan daya tarik wisata bahari. Ia menyebut kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan berskala nasional maupun internasional.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berkomitmen untuk mengembangkan potensi besar yang ada di Pesawaran, terutama di sektor pariwisata. KEK ini akan menjadi pengungkit perekonomian daerah serta membuka ruang seluas-luasnya untuk pertumbuhan UMKM dan penyerapan tenaga kerja lokal,” ujar Dendi.

Baca Juga :  Kepsek SDN 16 Padang Cermin Diduga Pungli, Siap Dilaporkan ke Inspektorat

Rencana pengembangan KEK Teluk Pandan mencakup total luas area sekitar 1.000 hektare, dengan fokus pembangunan pada empat blok strategis yakni Blok Queen Artha, Blok Mutun, Blok Ringgung dan Blok Pulau Mahitam.

“Dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan kolaborasi antarpihak, kami yakin KEK Teluk Pandan akan menjadi ikon baru pariwisata Lampung yang mampu menarik wisatawan dan investor,” kata Dendi.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam rapat tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemkab Pesawaran dan menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar KEK memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin kehadiran KEK ini bukan hanya memperkuat ekonomi daerah, tapi betul-betul dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  LSM PRO RAKYAT Desak Gubernur Lampung Evaluasi Dinas Perkim dan CK, Temuan BPK 2024 Dinilai Akibat Lemahnya Pengawasan

Menurut Gubernur, keberadaan KEK harus memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja baru, hingga mendorong pertumbuhan UMKM. Untuk itu, perencanaan yang matang penting untuk diperhatikan pada diseluruh tahapan dalam pengembangan KEK ini.

Gubernur Mirza berharap dengan potensi keindahan alam, kekayaan budaya, dan daya tarik wisata bahari yang dimiliki pada kawasan KEK, dapat semakin menarik wisatawan lokal bahkan mancanegara untuk berkunjung ke Provinsi Lampung dan mendorong hadirnya high value tourism.

“Kita ingin kehadiran KEK ini bisa memperkuat struktur ekonomi Lampung, mendorong arus investasi, menciptakan peluang kerja bagi masyarakat, serta membuka ruang yang lebih besar bagi UMKM lokal untuk tumbuh dan berkembang,” katanya. (*)

Editor : Aan

Berita Terkait

Lampung Terancam Krisis BBM Bersubsidi: Biosolar Habis 24 November, Pertalite 18 Desember  
Proyek Puluhan Miliar Tapi Minim Rambu Pengaman, LSM PRO RAKYAT menegaskan Gubernur Lampung Harus Peduli
Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  
Ditemukan Titik Panas, DLH Lampung Segel Area Perkebunan PT Sweet Indo Lampung di Tulang Bawang
Gubernur Mirza Resmi Copot dr. Imam Ghozali dari Direktur RSUDAM, Lukman Pura Kembali Sebagai Plt  
Kabar Pencopotan Direktur RSUDAM Mencuat, Kepastian Menunggu Pelantikan Siang Ini
Gubernur Mirza Terima Penghargaan KPK, Wagub Jihan Raih Apresiasi BSSN  
Tanda Tanya di Balik Kasus PT. LEB, LSM PRO RAKYAT Minta Kejaksaan Gali Peran Sekda dan Pimpinan DPRD Lampung

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Lampung Terancam Krisis BBM Bersubsidi: Biosolar Habis 24 November, Pertalite 18 Desember  

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Proyek Puluhan Miliar Tapi Minim Rambu Pengaman, LSM PRO RAKYAT menegaskan Gubernur Lampung Harus Peduli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Ditemukan Titik Panas, DLH Lampung Segel Area Perkebunan PT Sweet Indo Lampung di Tulang Bawang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Gubernur Mirza Resmi Copot dr. Imam Ghozali dari Direktur RSUDAM, Lukman Pura Kembali Sebagai Plt  

Berita Terbaru