Fieldtrip, Mahasiswa TU Delft Belanda Kagumi Arsitektur Tubaba

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANARAGAN – Serunting news.id. Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menarik perhatian dunia internasional. Kali ini, jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba bersama tokoh masyarakat setempat menyambut kunjungan studi lapangan (fieldtrip) dari universitas teknik ternama dunia, Technische Universiteit Delft (TU Delft) Belanda, Selasa (21/04/2026).

‎Bertempat di ikon budaya Rumah Baduy, kawasan Uluan Nughik, rombongan yang terdiri dari 25 mahasiswa S2 Jurusan Arsitektur dan Urban Desain dan 3 profesor pendamping tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, serta penggagas Kota Budaya Uluan Nughik, Umar Ahmad.

‎​Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dipilihnya Tubaba sebagai objek studi para akademisi dari Belanda. Ia berharap kunjungan ini tidak hanya berhenti pada pemenuhan tugas akademik, tetapi mampu melahirkan kolaborasi pemikiran.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎​”Ini suatu kehormatan besar bagi kami. Mudah-mudahan kehadiran saudara-saudara sekalian bisa menambah wawasan kami terkait arsitektur, dan kita bisa mengkolaborasikan pemahaman tentang perjalanan menuju ‘Tubaba Masa Depan’,” ujar Nadirsyah.

Baca Juga :  Pesilat Asal Kecamatan Penengahan Lamsel Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Silat Lampung CUP II 2025

‎​Senada dengan hal tersebut, Prof. Marina Tabassum, profesor di TU Delft sekaligus arsitek bereputasi internasional, menjelaskan bahwa fokus studi mereka kali ini adalah Global Housing Studio.

‎​”Fokus kami selalu pada hunian berpenghasilan rendah hingga menengah ke bawah, dan bagaimana arsitektur bisa mendekatkan orang-orang agar dapat hidup bersama secara komunal. Kami melihat permulaan yang indah di sini, dan kami sangat tertarik untuk mengetahui bagaimana visi Tubaba ini akan diwujudkan secara nyata,” ungkap Prof. Marina.

‎​Salah satu momen paling reflektif dalam pertemuan tersebut adalah pemaparan dari Umar Ahmad. Tokoh yang dikenal sebagai arsitek di balik transformasi Tubaba ini menekankan bahwa Tubaba bukan lagi sekadar nama geografis atau singkatan dari Tulang Bawang Barat, melainkan sebuah tujuan nilai.

‎”Bagi kami, Tubaba adalah masa depan. Upaya kami menuju ke sana kami sebut sebagai ‘Perjalanan Pulang ke Masa Depan’. Dalam perjalanan ini, kami butuh teman, dan Anda semua telah ‘dipilih’ oleh leluhur kami untuk menjadi teman perjalanan tersebut,” tutur Umar.

Baca Juga :  Atas Peran Aktif dan Pelopor Kebangkitan Hizbul Wathan; Ketua PD Muhammadiyah Tubaba Terima Penghargaan Dharma Bhakti

‎Umar menambahkan bahwa pembangunan di Tubaba tidak hanya soal fisik atau ruang, tetapi soal membentuk manusia yang memiliki karakter yang layak menghuni masa depan melalui kekuatan desain.

‎​Setelah sesi penyambutan resmi, rombongan yang juga didampingi arsitek nasional Danny Wicaksono ini melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah titik strategis di Tubaba.

‎Lokasi-lokasi tersebut dipilih karena merepresentasikan sinergi antara material lokal, kebutuhan fungsional, dan estetika modern, di antaranya:

‎• ​*Rumah Baduy*: Representasi hunian tradisional yang adaptif.

‎• ​*Politeknik Tunas Garuda*: Kawasan pendidikan dengan konsep ruang terbuka.

‎• ​*Tanoh Nughik Ceramic Studio*: Pusat kreativitas material tanah liat.

‎• ​*Tubaba Art School*: Wadah pembentukan karakter generasi muda melalui seni.

‎• ​*Tugu Suhunan Riyah*: Salah satu landmark arsitektur terbaru yang penuh makna filosofis.

‎Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Tubaba sebagai laboratorium arsitektur dan kebudayaan di Indonesia yang mampu berbicara di level global. (*)

Editor : Azam

Berita Terkait

DPD Golkar Kabupaten Tulang Bawang Barat Gelar Sosialisasi Persiapan Musda Ke-IV
MISTERI DI TENGAH RAWA: Mayat Laki-laki Mengapung di Tiyuh Karta Tubaba, Identitas Belum Diketahui
Segera Hadir!!! Universitas Muhammadiyah Jakarta di Tulang Bawang, Akses Pendidikan Tinggi Kian Terbuka
Nurmansyah Temui PWI Tubaba, Siap Ungkap Proses Hukum yang Belum Terpublikasi
Dukung Program Presiden, Unila dan Pemkab Tubaba Siap Bangun Sekolah Rakyat
MEMBONGKAR LOGIKA FISKAL: ANTARA KEPENTINGAN PEMBANGUNAN DAN KEPATUHAN HUKUM DI TUBABA
Gaya Baru Pelestarian Budaya, Irawansyah Angkat Cerita Minak Indah Lewat Teknologi AI
Masjid Jami’ Panaragan : Beton Expose Sebagai Simbol Harapan Yang Menyentuh Langit

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 06:05 WIB

Fieldtrip, Mahasiswa TU Delft Belanda Kagumi Arsitektur Tubaba

Selasa, 21 April 2026 - 17:53 WIB

DPD Golkar Kabupaten Tulang Bawang Barat Gelar Sosialisasi Persiapan Musda Ke-IV

Senin, 20 April 2026 - 20:55 WIB

MISTERI DI TENGAH RAWA: Mayat Laki-laki Mengapung di Tiyuh Karta Tubaba, Identitas Belum Diketahui

Jumat, 17 April 2026 - 18:58 WIB

Segera Hadir!!! Universitas Muhammadiyah Jakarta di Tulang Bawang, Akses Pendidikan Tinggi Kian Terbuka

Kamis, 16 April 2026 - 23:19 WIB

Nurmansyah Temui PWI Tubaba, Siap Ungkap Proses Hukum yang Belum Terpublikasi

Berita Terbaru

Tulang bawang barat

Fieldtrip, Mahasiswa TU Delft Belanda Kagumi Arsitektur Tubaba

Rabu, 22 Apr 2026 - 06:05 WIB

Bandar Lampung

Asta Cita Pemerintah demi Kesejahteraan Rakyat

Senin, 20 Apr 2026 - 18:32 WIB