“Damai Kekeluargaan: Kasus Penganiayaan Warga oleh Ketua RT di Pesawaran Berakhir”  

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN, Seruntingnews .Id. – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang ketua RT dan adik kandungnya terhadap seorang warga di desa Trimulyo, kecamatan Padang Cermin, Pesawaran, berakhir dengan damai secara kekeluargaan. Insiden yang terjadi pada 29 September 2025 lalu ini, diselesaikan melalui mediasi yang berlangsung di balai kampung desa Trimulyo pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Trimulyo, Bapak Tasman, serta dihadiri oleh staf desa dan keluarga dari kedua belah pihak. Dalam pertemuan tersebut, ketua RT yang bernama Holvi, beserta adiknya Joni, menyampaikan permohonan maaf atas tindakan mereka yang dianggap sebagai sebuah kekhilafan.

Baca Juga :  Dana BUMDes Sukaraja Menguap? Proyek Puyuh dan Jagung Jadi Sorotan, Warga Tuntut Transparansi  

“Kami berdua memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilapan ini. Kami tidak memiliki unsur kesengajaan, apalagi korban adalah saudara kami,” ujar Holvi.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bapak Tasman selaku kepala desa menyatakan bahwa dirinya akan selalu mengupayakan yang terbaik bagi warganya dan siap menjadi mediator dalam setiap permasalahan yang muncul. “Saya selaku kepala desa memiliki kewajiban untuk menciptakan kerukunan antar warga. Mediasi ini adalah salah satu upaya untuk mewujudkannya,” jelas Bapak Tasman kepada Seruntingnews.id yang turut hadir dalam mediasi tersebut.

Baca Juga :  Ini Hasil Rekam Medis Tahanan Narkoba Polres Pesawaran Tewas Diduga Kena Serangan Jantung

Lebih lanjut, Bapak Tasman berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya, terutama karena korban masih memiliki hubungan saudara dengan pelaku.

Kakak tertua dari pelaku, Bapak Yono Imron dan Alamsyah, yang juga hadir dalam mediasi tersebut, berharap agar kejadian ini dapat menjadi momentum bagi semua pihak untuk saling mawas diri, mempererat tali silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian antar sesama.

Editor : Syam

Berita Terkait

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat
Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  
Skandal SDN 16 Padang Cermin Meluas: Dugaan Penjualan Aset Sekolah Muncul, Inspektorat Minta Laporan Resmi  
Aroma Pungli di SMPN 4 Padang Cermin Tabrak Undang-Undang, Inspektorat Pesawaran Minta Media Segera Kirim Laporan Resmi
Kepsek SDN 16 Padang Cermin Diduga Pungli, Siap Dilaporkan ke Inspektorat

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  

Berita Terbaru

Tulang bawang barat

Siltap Empat Bulan Terhenti, Aparatur Tiyuh Tubaba Bergerak  

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:55 WIB