Siltap Empat Bulan Terhenti, Aparatur Tiyuh Tubaba Bergerak  

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG BARAT, Seruntingnews.id – Ratusan aparatur tiyuh se-Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) turun ke halaman Kantor Pemkab setempat, Kamis (27/8/2026). Langkah ini menjadi aliran yang tak terbendung setelah hak Penghasilan Tetap (Siltap) mereka terkendali rapat selama empat bulan berturut-turut, mulai Mei hingga Agustus 2026. Kamis (27/8/2026)

Perwakilan Forum Aparatur Tiyuh se-Tubaba, Basyah Putra, menyampaikan tuntutan dengan tegas. Mereka menginginkan tunggakan tersebut segera dibuka kembali dan dilunasi sepenuhnya. Selain itu, para aparatur menuntut agar pembayaran ke depan berjalan lancar tanpa hambatan, menolak sistem rapel, serta menolak segala bentuk pengurangan jumlah personil maupun besaran penghasilan yang dianggap hendak memotong akar kinerja mereka.

Suara para perangkat desa ini akhirnya menemukan jalan tembus melalui audiensi dengan jajaran pimpinan daerah: Kepala BPKAD, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, serta Kepala Dinas PMD. Pemerintah pun memberikan sinyal positif dengan berjanji akan mencairkan dana tersebut di awal September 2026.

Menjelaskan penyebab keterlambatan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Untung Budiono, mengungkapkan bahwa sumber dana ini mengalir dari satu saluran utama, yaitu alokasi 10 persen Dana Alokasi Umum (DAU). Ketika arus dana pusat terlambat masuk ke wadah daerah, maka roda pembayaran pun ikut terhenti.

“Pemkab berkomitmen penuh menanggung beban kewajiban ini. Namun, aliran dana itu bergantung pada langkah masuknya DAU. Jika pintu pusat terlambat terbuka, kami pun belum bisa menyalurkannya,” jelasnya mewakili Bupati Novriwan Jaya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tubaba Buka Pelatihan Siaga Bencana Sekolah PMR Tingkat Madya dan Wira

Pihaknya juga sedang menyusun langkah untuk berkoordinasi ke pusat terkait penerapan PP Nomor 16 Tahun 2026, serta meminta pemahaman bahwa masalah ini tak hanya menyentuh kehidupan di Tubaba, melainkan juga dirasakan sejumlah daerah lain. Meski demikian, pemerintah sadar betul bahwa aparatur tiyuh adalah tulang punggung pelayanan di lapangan.

“Begitu DAU mengalir masuk, langsung kami salurkan tanpa menunda lagi,” tegas Untung.

Kini sorotan tertuju pada janji tersebut: apakah aliran penghasilan itu benar-benar akan kembali jernih dan lancar bulan depan, atau masih menyisakan kekhawatiran bagi para abdi desa yang telah lama menanti kepastian. (Aziz)

Berita Terkait

Kepala KUA Pimpin Langsung GEBERMAS di Masjid Panaragan, Tim Kedua ke Islamic Center
Jalur Tanpa Rambu Menuju Tol Lambu Kibang Rawan Maut, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
TUBABA JADI CONTOH DAERAH LAIN BERKAT INOVASI & PEMBERDAYAAN MASYARAKAT  
SEKDA TUBABA IWAN MURSALIN TEGASKAN: MCSP 2026 KUNCI TATA KELOLA BERSIH & AKUNTABEL  
Ketua PWI Tubaba Sentil DPRD dan Kontraktor Proyek RSUD Rp130 Miliar yang belum kantongi dokumen Amdal.
RAPAT KERJA DAERAH DPD PAN TUBABA DAN PELANTIKAN PENGURUS SERTA RELAWAN  
Suasana Haru Mengiringi Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi 26 Tubaba
Pemerintahan Tiyuh MSJ Lambu Kibang Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Siltap Empat Bulan Terhenti, Aparatur Tiyuh Tubaba Bergerak  

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kepala KUA Pimpin Langsung GEBERMAS di Masjid Panaragan, Tim Kedua ke Islamic Center

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Jalur Tanpa Rambu Menuju Tol Lambu Kibang Rawan Maut, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:14 WIB

TUBABA JADI CONTOH DAERAH LAIN BERKAT INOVASI & PEMBERDAYAAN MASYARAKAT  

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

SEKDA TUBABA IWAN MURSALIN TEGASKAN: MCSP 2026 KUNCI TATA KELOLA BERSIH & AKUNTABEL  

Berita Terbaru

Tulang bawang barat

Siltap Empat Bulan Terhenti, Aparatur Tiyuh Tubaba Bergerak  

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:55 WIB