Aliansi LSM Lampung garuduk Kejagung dan KPK, Tuntut Penyidikan PT SGC dan Anggota DPR

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Seruntingnew id Tiga aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sipil Lampung, yakni DPP Akar Lampung, DPP Pematan, dan Kramat Lampung, bergerak menuju Jakarta untuk menggelar demonstrasi besar di depan Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/6/2025).

Aksi ini merupakan kelanjutan dari gerakan sebelumnya pada 11 Juni 2025, dengan isu utama dugaan pengemplangan pajak oleh PT Sugar Group Companies (SGC) dan penyalahgunaan dana CSR Bank Indonesia oleh oknum anggota DPR RI.

Izin Aksi dan Rencana Tambahan

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum DPP Akar Lampung, Indra Musta’in, menyatakan bahwa mereka masih menunggu kepastian izin dari Polri untuk aksi tambahan di depan Istana Negara. Namun, aksi di Kejagung dan KPK telah mendapat persetujuan resmi.

Baca Juga :  Target Nanda Berikutnya pembagunan jalan lingkungan di Rejo agung kecamatan Tegineneng pesawaran 

Tuntutan Massa diantaranya, Pemeriksaan PT SGC Mendesak Kejagung mengusut aktivitas PT SGC yang diduga merugikan negara triliunan rupiah lewat pengemplangan pajak dan pelanggaran HGU lahan tebu di Lampung.

Menuntut pengukuran ulang seluruh lahan perusahaan, termasuk tanah adat dan hak ulayat yang diduga masuk kawasan HGU PT SGC. Mendesak KPK memeriksa tiga anggota DPR RI Komisi XI asal Lampung (2019–2024) atas dugaan penyalahgunaan dana CSR Bank Indonesia.

Massa membawa dokumen pendukung sebagai kelanjutan laporan sebelumnya, memenuhi permintaan Kejagung untuk data lebih lengkap. Mereka juga mendesak, Kejagung turun ke Lampung untuk menggeledah PT SGC. Kementerian ATR/BPN verifikasi ulang status dan luas HGU PT SGC.

Baca Juga :  "Sorotan Tajam KPK RI Ungkap Carut Marut Pengelolaan Aset dan Potensi Kehilangan PAD di Tubaba."L

Ketua DPP Pematank menegaskan aksi ini bukan sekadar simbolik, melainkan amanah rakyat yang selama ini tersumbat. “Kami sebagai lembaga rakyat wajib menyuarakan aspirasi ini. Kami tak akan berhenti sampai suara ini didengar dan ditindaklanjuti,”tegasnya.

Mereka juga berencana menggelar aksi di Istana Negara agar Presiden Prabowo Subianto mengetahui langsung tuntutan rakyat Lampung, terutama terkait pemberantasan mafia tanah dan pengembalian hak tanah rakyat (*)

Penulis : Alioni

Editor : Alioni

Berita Terkait

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  
Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari
Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat
Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  
Skandal SDN 16 Padang Cermin Meluas: Dugaan Penjualan Aset Sekolah Muncul, Inspektorat Minta Laporan Resmi  

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.

Berita Terbaru