Eksekutor Penembak Bripka Arya Supena Tewas dalam Penyergapan di Pesawaran  

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN, Seruntingnews.id — Perburuan Bahroni, pelaku utama sekaligus eksekutor penembakan anggota Intelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena, akhirnya berakhir. Bahroni tewas diterjang tembakan petugas setelah melakukan perlawanan bersenjata saat hendak diamankan tim khusus gabungan di kawasan Teluk Hantu, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026) pagi.

Jenazah tersangka telah dievakuasi dan dibawa ke ruang forensik RS Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani proses autopsi. Pengawalan ketat diterapkan di sekitar rumah sakit guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kasus bermula pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, tepatnya di depan Toko Yussy Akmal, Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung. Saat itu, Bripka Arya Supena sedang melintas dan memergoki dua orang pelaku yang hendak melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kedua pelaku diketahui sedang berusaha membobol kunci motor menggunakan alat kunci-T dan magnet.

Melihat tindak kejahatan tersebut, Bripka Arya berusaha menggagalkan aksi itu hingga terlibat perkelahian fisik dengan para pelaku. Dalam pergulatan tersebut, senjata api yang dibawa pelaku sempat terjatuh ke tanah. Namun, pelaku berhasil merebut kembali senjatanya dan langsung menembakkan peluru ke arah kepala Bripka Arya. Sang anggota polisi gugur tak lama setelah menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara.

Penyergapan dan Tindakan Tegas

Pasca-peristiwa itu, Kapolda Lampung segera membentuk tim khusus gabungan yang terdiri dari Satuan Tugas Jatanras Polda Lampung dan Satreskrim Polresta Bandar Lampung. Tim ini ditugaskan khusus untuk memburu komplotan curanmor yang beroperasi menggunakan senjata api tersebut.

Baca Juga :  Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwarcab Pesawaran: Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pelacakan intensif, aparat berhasil mengendus keberadaan dan tempat persembunyian Bahroni di kawasan pesisir Teluk Hantu, wilayah Kabupaten Pesawaran.

Saat tim penyergap tiba di lokasi dan berupaya melakukan penangkapan, Bahroni diketahui menolak menyerahkan diri. Ia justru melakukan perlawanan sengit dan mengarahkan senjata api ke arah petugas, sehingga membahayakan nyawa aparat kepolisian.

Berangkat dari alasan keamanan dan tindakan pembelaan diri, petugas terpaksa mengambil langkah tegas dan terukur. Akibat insiden itu, Bahroni tewas di lokasi kejadian. Selain pelaku utama, polisi juga dikabarkan telah berhasil melumpuhkan satu orang lagi yang merupakan anggota dari komplotan kejahatan bersenjata tersebut. (Ali)

Editor : Zam

Berita Terkait

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat
Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  
Skandal SDN 16 Padang Cermin Meluas: Dugaan Penjualan Aset Sekolah Muncul, Inspektorat Minta Laporan Resmi  
Aroma Pungli di SMPN 4 Padang Cermin Tabrak Undang-Undang, Inspektorat Pesawaran Minta Media Segera Kirim Laporan Resmi
Kepsek SDN 16 Padang Cermin Diduga Pungli, Siap Dilaporkan ke Inspektorat

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  

Berita Terbaru

Tulang bawang barat

Siltap Empat Bulan Terhenti, Aparatur Tiyuh Tubaba Bergerak  

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:55 WIB