Keringat Buruh Sadap Diduga Dikhianati, Oknum Mandor Afdeling 4 PTPN VII Way Berulu Disorot

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran,Serunting News.Id. – Ketidakjelasan penyaluran dana tali asih bagi pekerja borong sadap di PTPN VII Unit Way Berulu, Afdeling 4, menuai sorotan tajam dari para pekerja., Minngu,(27.4.26)

Sosok berinisial SPT (45), yang merupakan Mandor Dinas sekaligus merangkap sebagai mandor borong, menjadi pusat perhatian. Ia diduga terlibat dalam pengelolaan dana tali asih yang tidak transparan dengan total anggaran mencapai Rp71.000.000.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, praktik rangkap jabatan tersebut telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun. Kondisi ini memicu kecurigaan di kalangan pekerja terkait kemungkinan adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.

Selain itu, para pekerja juga mengeluhkan pembagian dana yang dinilai tidak adil dan tidak disampaikan secara terbuka kepada penerima. Dana tersebut seharusnya dibagikan kepada sekitar 40 pekerja borong sadap.

Saat tim wartawan mencoba melakukan konfirmasi di kediaman Parjo (pendor) bersama SPT, keduanya justru menunjukkan sikap tidak kooperatif. Klarifikasi terkait distribusi dana tidak mendapatkan jawaban yang jelas, sehingga menimbulkan kesan adanya informasi yang ditutupi.

“Kami hanya ingin transparansi. Uang Rp71 juta itu hak kami, tapi pembagiannya terasa tidak adil dan diputuskan sepihak tanpa penjelasan terbuka,” ujar salah satu pekerja.

Baca Juga :  Warga Padang Cermin Tangkap Pelaku Curanmor yang Resahkan Masyarakat

Sikap tertutup tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi, terlebih PTPN merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Para pekerja mendesak pihak manajemen PTPN I Regional VII (sebelumnya PTPN VII) untuk segera melakukan audit internal serta menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran. Mereka juga menuntut agar dana tali asih disalurkan secara utuh tanpa adanya potongan yang tidak jelas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih menunggu keterangan resmi dari manajemen PTPN terkait polemik dana dan dugaan rangkap jabatan di Afdeling 4 Unit Way Berulu.

(Ali)

Editor : Sam

Berita Terkait

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat
Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  
Skandal SDN 16 Padang Cermin Meluas: Dugaan Penjualan Aset Sekolah Muncul, Inspektorat Minta Laporan Resmi  
Aroma Pungli di SMPN 4 Padang Cermin Tabrak Undang-Undang, Inspektorat Pesawaran Minta Media Segera Kirim Laporan Resmi
Kepsek SDN 16 Padang Cermin Diduga Pungli, Siap Dilaporkan ke Inspektorat

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  

Berita Terbaru

Tulang bawang barat

Siltap Empat Bulan Terhenti, Aparatur Tiyuh Tubaba Bergerak  

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:55 WIB