PESAWARAN, Seruntingnews.id – Pondok Pesantren Faidlul Barokah yang terletak di Desa Bagorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, memulai babak baru dalam pengembangan infrastruktur pendidikan. Pada Minggu (11/01/2026), dilaksanakan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan asrama santri putri.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pesawaran, KH Ulin Noha. Kehadiran tokoh ulama ini sekaligus menjadi simbol restu dan dukungan penuh bagi kemajuan pesantren di wilayah Pesawaran.
Dalam sambutannya, KH Ulin Noha menekankan bahwa pembangunan asrama ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya menyediakan fasilitas pendukung yang layak demi kenyamanan santriwati dalam menuntut ilmu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuannya adalah memberikan fasilitas yang lebih baik bagi santri putri untuk mendukung proses pendidikan dan pengembangan diri mereka. Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi perkembangan pesantren,” ujar KH Ulin Noha.
Pantauan di lokasi, semangat kebersamaan sangat terasa dengan hadirnya perwakilan tokoh masyarakat dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bagorejo, Bapak Panijo, beserta rombongan. Tak hanya aparat desa, masyarakat sekitar juga tampak antusias bahu-membahu dalam aksi gotong royong untuk mempercepat pengerjaan proyek tersebut.
Bapak Panijo menyatakan dukungannya terhadap inisiatif pesantren ini. Menurutnya, keberadaan pesantren sangat vital dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
“Dengan semangat gotong royong yang tinggi, kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan segera siap digunakan oleh santri putri Pondok Pesantren Faidlul Barokah,” pungkasnya.
Pembangunan asrama ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi kemajuan kualitas pendidikan agama di Kecamatan Gedong Tataan dan sekitarnya. ( Ali )
Editor : Aan












