“No Titip, No Jastip!” Bupati Egi Tegas: Tak Ada Ampun bagi Kecurangan SPMB di Lampung Selatan

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Serunting news.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menegaskan komitmennya menciptakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang bersih, adil, dan bebas dari praktik titip-menitip.

Komitmen itu ditegaskan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dengan pesan tegas: “No Titip, No Jastip, Transparan dan Objektif.”

Pesan itu disampaikan Bupati Egi saat menghadiri Penandatanganan Pakta Integritas SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Krakatau Kantor Bupati, Kamis (21/5/2026), di hadapan kepala sekolah, pengawas, serta jajaran pendidikan se-Kabupaten Lampung Selatan.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Egi menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap segala bentuk kecurangan dalam proses penerimaan murid baru.

“Jangan main-main. Kalau ada laporan dan terbukti, saya tidak segan-segan bertindak,” tegasnya.

Menurut Egi, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas masa depan daerah. Karena itu, proses penerimaan siswa harus dijalankan secara adil agar seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan.

“Pendidikan adalah wajah masa depan bangsa. Dampaknya mungkin baru terasa 10 sampai 15 tahun ke depan, tetapi inilah investasi paling penting. Kita ingin sekolah menjadi ruang yang adil dan memberi kesempatan yang sama bagi seluruh anak-anak,” ujarnya.

Baca Juga :  Siaga Nataru di Tengah Hujan, Kalapas Kalianda Turun Langsung Amankan Blok Hunian

Ia menekankan, gerakan “No Titip, No Jastip” bukan sekadar slogan seremonial, melainkan prinsip yang wajib dijalankan oleh seluruh unsur pendidikan di Lampung Selatan.

Bupati Egi juga mengingatkan kepala sekolah agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat daerah untuk meloloskan calon siswa tertentu.

“Kadang-kadang ada yang mengaku saudara bupati atau tim sukses bupati, padahal belum tentu benar. Jangan mudah percaya. Kalau ada yang mengatasnamakan saya, silakan konfirmasi langsung,” katanya.

Ia memastikan pengawasan akan dilakukan secara ketat dan berkelanjutan untuk menutup seluruh celah pelanggaran.

“Saya titip betul, jangan main-main. Cepat atau lambat, kalau ada apa-apa di Kabupaten Lampung Selatan pasti sampai ke saya,” lanjutnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Syaifulloh, mengatakan penandatanganan pakta integritas menjadi penguatan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pendidikan yang bersih, profesional, dan akuntabel.

Tahun ini, kata Syaifulloh, Pemkab Lampung Selatan menghadirkan sejumlah terobosan baru dalam pelaksanaan SPMB, salah satunya penerapan sistem pendaftaran secara daring (online) yang menggantikan sistem luring pada tahun sebelumnya.

Baca Juga :  BNNK Lamsel dan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Lakukan Tandatangani PKS, Perkuat P4GN. 

Selain itu, diterapkan pula sistem penguncian kuota yang telah terintegrasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga sekolah tidak dapat menambah jumlah siswa ataupun membuka kelas baru secara sepihak setelah kuota terpenuhi.

“Hal ini untuk menjaga kualitas pendidikan, menghindari kelas over kapasitas, sekaligus mencegah adanya siswa susulan setelah penerimaan ditutup,” jelas Syaifulloh.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, kuota penerimaan SD Negeri di Kabupaten Lampung Selatan mencapai 19.894 siswa yang tersebar di 469 sekolah, sedangkan SMP Negeri menyediakan 9.279 kursi di 63 sekolah.

Untuk jenjang SMP, jalur penerimaan meliputi domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi, sementara jenjang SD melalui jalur domisili, afirmasi, dan prestasi. Pendaftaran SD dijadwalkan berlangsung 8-12 Juni 2026, sedangkan SMP 22-26 Juni 2026.

Dengan penegasan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap pelaksanaan SPMB tahun ini benar-benar menjadi momentum membangun kepercayaan publik

terhadap sistem pendidikan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

(***)

Berita Terkait

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Camat Kalianda Ruris Apdani, Sambangi Bayi Berisiko Stunting di Kelurahan Bumi Agung 
Agus Daeng Terpilih sebagai Kaling 01 Beringin Jaya, Siap Bangun Lingkungan dan Layani Warga
Musrenbangdes  Maja Digelar,Usulan Prioritas Pembangunan Harus Sesuai Kebutuhan Warga
Polda Lampung Ungkap Kejahatan Ekonomi, Amankan Rokok Ilegal, Merkuri Tanpa Dokumen, dan Produk Impor Ilegal
KemenPANRB Turun Langsung Uji Pelayanan Publik di Polres Lampung Selatan
Danrem 043/Gatam Sambangi Polres Lampung Selatan, TNI-Polri Perkuat Sinergi Hadapi Dinamika Kamtibmas
Danrem 043/Gatam “Babinsa Adalah Ujung Tombak Satuan,Harus Pahami Perkembangan Situasi di Wilayah Binaannya”

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Camat Kalianda Ruris Apdani, Sambangi Bayi Berisiko Stunting di Kelurahan Bumi Agung 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Agus Daeng Terpilih sebagai Kaling 01 Beringin Jaya, Siap Bangun Lingkungan dan Layani Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Polda Lampung Ungkap Kejahatan Ekonomi, Amankan Rokok Ilegal, Merkuri Tanpa Dokumen, dan Produk Impor Ilegal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:42 WIB

KemenPANRB Turun Langsung Uji Pelayanan Publik di Polres Lampung Selatan

Berita Terbaru