Kabupaten Pesawaran Raih Penghargaan Nasional Perhutanan Sosial 2025

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 21 Agustus 2025 – Kabupaten Pesawaran kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Pesawaran Dr. Ir. H. Dendi Ramadhona K, S.T., M.Tr.I.P. menerima penghargaan kategori Pemerintah Daerah Tingkat Kabupaten/Kota Terbaik dalam ajang Festival Perhutanan Sosial (Pesona) 2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dalam mendukung program perhutanan sosial yang dinilai berhasil menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain Pesawaran, penghargaan serupa juga diraih oleh Kabupaten Berau (Kalimantan Timur) dan Kabupaten Enrekang (Sulawesi Selatan).

Festival Pesona 2025 mengusung tema “Merawat Hutan, Mewariskan Harapan”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian HUT RI ke-80 lingkup KLHK yang bertujuan memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam percepatan perhutanan sosial.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Dirjen Perhutanan Sosial Mahfudz, menyebutkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah kolaborasi lintas sektor untuk membangun usaha kehutanan berbasis masyarakat.

“Festival Pesona menjadi ruang komunikasi, edukasi, sekaligus promosi hasil-hasil perhutanan sosial agar semakin dikenal dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga :  Buntut Kamar Mewah Lapas Cibinong: Kemenimipas Nonaktifkan 5 Pejabat

Festival yang berlangsung 20–22 Agustus ini menampilkan beragam agenda seperti gelar pesona, talkshow “Perhutanan Sosial Berbicara dengan Gerakan Sosial Inklusif”, temu usaha tematik, kopi agroforestry, lomba, hingga podcast. Produk unggulan dari kelompok perhutanan sosial seperti kopi, madu, hingga aren juga turut dipamerkan.

Selain Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung juga berhasil meraih penghargaan di ajang ini. Di antaranya kategori pendamping terbaik atas nama Tri Endah Anggraeni dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) terbaik yang diraih oleh KUPS Mawar Bodas.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Kementerian atas kerja keras berbagai pihak dalam menjaga hutan dan mengembangkan usaha masyarakat berbasis kehutanan,” kata Wakil Menteri Kehutanan RI, dr. Sulaiman Umar Siddiq dalam sambutannya.

Sulaiman menjelaskan, perhutanan sosial merupakan jalan kemandirian bangsa melalui pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan, energi, dan air. Hingga kini, KLHK mencatat lebih dari 8,3 juta hektare hutan telah didistribusikan dalam skema akses kelola perhutanan sosial, dengan penerima manfaat mencapai 1,4 juta kepala keluarga serta terbentuk lebih dari 15 ribu KUPS di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Ferizy Tembus 3,5 Juta Pengguna, Digitalisasi Penyeberangan Kian Melaju

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang hadir didampingi Kepala Bappeda dan Kabag SDA menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Bupati menilai, apresiasi ini merupakan hasil kerja kolektif masyarakat, kelompok tani hutan, dan pemerintah daerah yang konsisten menjaga kelestarian lingkungan.

“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk Pemerintah Kabupaten Pesawaran, melainkan untuk seluruh masyarakat yang telah berperan aktif menjaga hutan. Kami percaya, hutan bukan hanya warisan alam, tetapi juga sumber kehidupan yang harus kita jaga untuk generasi mendatang,” ujar Bupati Dendi.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Pesawaran dalam mempercepat pengelolaan perhutanan sosial sebagaimana amanah Perpres Nomor

28 Tahun 2023, serta mendorong sinergitas bersama masyarakat, pendamping KTH dan KUPS dalam

menjaga keberlanjutan hutan untuk generasi mendatang.

“Kami berkomitmen menjadikan perhutanan sosial sebagai pilar ekonomi masyarakat sekaligus benteng ekologi daerah,” pungkasnya, (*)

Berita Terkait

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  
DPR Resmi Mengesahkan RUU Perampasan Aset Sebagai Usul Inisiatif, Ditarget Berlaku Sebelum Akhir Tahun
BEM SI KEPUNG DPR, TUNTUT REVISI UU SISDIKNAS DAN PENDIDIKAN GRATIS
Presiden Prabowo Lantik Menteri, Wamen, dan Pejabat Setingkat Menteri,Listyo Sigit Kini Kepala Staf Kepresidenan
Pembongkaran Lapas Cibinong Bukan Akhir, Sistem Juga Harus Dibongkar  
Komjen Pol Suyudi Ario Seto Lolos Fit and Proper Test, Siap Jabat Kapolri Gantikan Listyo Sigit  
Dua Anggota DPR RI Jadi Sorotan: Zulkifli Anwar Sebut “Santet”, Willy Aditya Ucap “Bacot Kamu” di Rapat Resmi
Ferdy Sambo Dan 54 Napi Diperiksa Terkait Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dicopot  

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

DPR Resmi Mengesahkan RUU Perampasan Aset Sebagai Usul Inisiatif, Ditarget Berlaku Sebelum Akhir Tahun

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:31 WIB

BEM SI KEPUNG DPR, TUNTUT REVISI UU SISDIKNAS DAN PENDIDIKAN GRATIS

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Presiden Prabowo Lantik Menteri, Wamen, dan Pejabat Setingkat Menteri,Listyo Sigit Kini Kepala Staf Kepresidenan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Pembongkaran Lapas Cibinong Bukan Akhir, Sistem Juga Harus Dibongkar  

Berita Terbaru