KPK Siap Turun Tangan Jika Ada Unsur Korupsi di Balik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong  

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serunting News.Id,JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap turun tangan dalam kasus dugaan adanya fasilitas berstandar apartemen di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, jika ditemukan unsur tindak pidana korupsi. Pernyataan itu disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto, Senin (28/9/2026).

“KPK terus memantau isu Lapas Cibinong dan terbuka untuk berkoordinasi dengan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas),” ujar Setyo Budiyanto.

Isu ini bermula dari temuan Ombudsman RI saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (23/9/2026). Di kawasan belakang blok hunian warga binaan, tim Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar tipe 36 berfasilitas lengkap ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga alat masak  yang dinilai berstandar apartemen.

“Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Kelengkapan alat rumah tangga semua ada,” ungkap Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin saat menjelaskan hasil sidak tersebut.

Sidak itu ternyata tidak berjalan lancar. Petugas keamanan lapas menolak tim Ombudsman masuk meski telah menunjukkan surat tugas resmi, bahkan terjadi aksi dorong hingga kaki salah satu petugas Ombudsman terjepit. Ini merupakan penolakan kedua kalinya, setelah sidak yang dilakukan pada Juli 2026 lalu juga gagal.

“Tentu kami semakin bertanya, ada apa kok kami dihalang-halangi?” tegas Fikri Yasin.

Kejanggalan lain juga ditemukan di lokasi tersebut. Ombudsman melihat 6–7 orang yang diduga warga binaan berada di area eksklusif itu, serta ditemukannya minuman beralkohol di dalam kulkas. Pihak lapas mengklaim fasilitas itu diperuntukkan bagi petugas, namun Ombudsman meragukan penjelasan tersebut.

Baca Juga :  Jelang Nataru 2025–2026, Polri Intensifkan Patroli Dialogis Amankan Gereja dan Objek Vital

“Pengakuannya tadi untuk petugas, tapi secara fasilitas itu bukan untuk petugas, saya bisa pastikan,” kata Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan.

Merespons berbagai kejanggalan tersebut, Ombudsman RI mendesak Kementerian Imipas untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh jajaran pengelola Lapas Cibinong. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Lapas Cibinong Wisnu Hani Putanto belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan. (A)

Berita Terkait

Ferdy Sambo Dan 54 Napi Diperiksa Terkait Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dicopot  
Buntut Kamar Mewah Lapas Cibinong: Kemenimipas Nonaktifkan 5 Pejabat
Kurang lebih 50 Ribu Buruh dan Petani Turun ke Jalan, Kawal RUU Ketenagakerjaan dan Reforma Agraria
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena & 13 Orang Diamankan KPK, Uang Ratusan Juta Disita  
PERADI Profesional Beberapa Tahun Kedepan Dapat Menjadi OA Terbesar
ASDP Optimalkan Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Keselamatan Tetap Jadi Prioritas
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Diamankan KPK, Diduga Terima Suap Ratusan Juta untuk Masuk Fakultas Kedokteran
KPK Gelar OTT, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:55 WIB

Ferdy Sambo Dan 54 Napi Diperiksa Terkait Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dicopot  

Senin, 28 September 2026 - 20:47 WIB

KPK Siap Turun Tangan Jika Ada Unsur Korupsi di Balik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong  

Sabtu, 26 September 2026 - 16:33 WIB

Buntut Kamar Mewah Lapas Cibinong: Kemenimipas Nonaktifkan 5 Pejabat

Kamis, 24 September 2026 - 09:06 WIB

Kurang lebih 50 Ribu Buruh dan Petani Turun ke Jalan, Kawal RUU Ketenagakerjaan dan Reforma Agraria

Senin, 21 September 2026 - 22:15 WIB

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena & 13 Orang Diamankan KPK, Uang Ratusan Juta Disita  

Berita Terbaru