Lampung Selatan, Seruntingnews.id — Aktivitas pergudangan Perum Bulog di wilayah Lampung Selatan mendapat perhatian langsung dari wakil rakyat pusat. Pimpinan Cabang Perum Bulog Lampung Selatan, Fedrial Farhan, menerima kunjungan kerja Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra, Ruby Chairani Syiffadia, di Gudang Bulog Kedaton, Rabu (6/5/2026).
Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk meninjau secara langsung kesiapan logistik pangan sekaligus melihat proses penyimpanan dan distribusi komoditas strategis yang dikelola Bulog di daerah.
Cadangan Melimpah, Distribusi Terjaga
Dalam pemaparan di lokasi, Fedrial Farhan menjelaskan bahwa cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog Lampung Selatan berada pada level sangat mencukupi. Total stok mencapai sekitar 32.500 ton, bahkan telah melampaui kapasitas ideal gudang.
Tak hanya beras, komoditas minyak goreng bersubsidi Minyakita juga tersedia dalam jumlah memadai. Saat ini Bulog Lampung Selatan menyiapkan kurang lebih 12.000 liter Minyakita untuk memenuhi kebutuhan pasar-pasar tradisional di seluruh wilayah kabupaten.
Menurut Fedrial, kondisi tersebut menunjukkan kesiapan Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, terutama untuk mengantisipasi lonjakan permintaan maupun gejolak harga.
Sejalan dengan Agenda Ketahanan Pangan Nasional
Lebih lanjut, Fedrial menegaskan bahwa penguatan stok dan distribusi ini merupakan bagian dari kontribusi Bulog daerah dalam menyukseskan agenda besar ketahanan dan kemandirian pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.
Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan sarana pendukung ke depan, termasuk peningkatan fasilitas penyimpanan, agar sistem logistik pangan di Lampung Selatan semakin kuat dan responsif.
DPR RI Nilai Kinerja Bulog Positif
Sementara itu, Ruby Chairani Syiffadia menilai langkah dan kesiapan Bulog Lampung Selatan sudah berada di jalur yang tepat. Ia menekankan pentingnya pengawasan langsung oleh legislatif untuk memastikan pelayanan pangan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Hasil peninjauan menunjukkan stok dan sistem distribusi berjalan baik. Ini menjadi faktor penting agar kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan terjangkau,” kata Ruby.
Di akhir agenda, Ruby berharap koordinasi antara DPR RI, pemerintah daerah, dan Bulog terus diperkuat. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program ketahanan pangan tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.
(Amr)











