METRO ,Serunting news. Id – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pelaku usaha mikro tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Mereka juga perlu hadir di ruang digital agar semakin dikenal masyarakat. Berangkat dari semangat itulah Mahasiswa KKLPPM Universitas Malahayati Kelompok 23 menggandeng UMKM Tahu Cina di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat.Rabu,29 .7.2026.
Pendampingan diawali dengan mengamati langsung aktivitas usaha dan berdiskusi bersama pemilik untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak. Setelah melalui berbagai pertimbangan, tim mahasiswa memutuskan memfokuskan program kerja pada penguatan promosi digital dan identitas usaha.
Berbagai aktivitas produksi didokumentasikan, mulai dari proses pengolahan bahan baku hingga tahu siap dipasarkan. Seluruh dokumentasi kemudian dirangkai menjadi video profil yang menceritakan perjalanan UMKM Tahu Cina, usaha keluarga yang berdiri sejak 2019 dan dikelola Hendrianto bersama lima orang karyawan.
Tak berhenti di situ, mahasiswa juga membantu membuat akun Instagram dan TikTok sebagai media promosi. Produk-produk unggulan seperti tahu sutra, tahu Cina berbagai ukuran, tahu kering, hingga susu kedelai diperkenalkan melalui konten yang menarik agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Sebagai pelengkap, sebuah banner usaha turut dipasang di lokasi produksi untuk memudahkan masyarakat menemukan UMKM tersebut sekaligus memperkuat identitas usahanya.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pendampingan sederhana dapat memberi dampak nyata bagi pelaku UMKM. Dengan sentuhan kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital, usaha lokal memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, dikenal masyarakat, dan terus bertahan menghadapi persaingan di era digital. (Husin)
Penulis : Husin
Editor : Aan
Sumber Berita: Unmal











