Seruntingnews.id, YOGYAKARTA – Program Studi S1 dan S2 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati melaksanakan kunjungan akademik ke Program Studi Akuntansi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat kerja sama akademik antarkedua perguruan tinggi.
Rombongan Universitas Malahayati dipimpin Ketua Program Studi S1 dan S2 Akuntansi, Muhammad Lutfi, S.E., M.Si., didampingi dosen Iing Lukman, Ph.D., Hardini Amingrum, S.E., M.Ak., CFRS., Eka Sariningsih, S.E., M.S., Ak., serta Apip Alansori, S.E., M.Ak., CAPM., CPAS. Puluhan mahasiswa turut mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Kunjungan diawali dengan penyambutan hangat dari jajaran Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Yogyakarta. Dalam sambutannya, pihak UPN mengapresiasi kunjungan akademik Universitas Malahayati dan berharap kegiatan ini mampu mempererat hubungan antarinstitusi, memperluas jejaring akademik, serta membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Puncak kegiatan diisi kuliah umum yang disampaikan Dwiyanjana Santyo Nugroho, S.E., M.S.Ak. dengan tema Sustainability Accounting (Akuntansi Keberlanjutan). Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa profesi akuntan saat ini tidak hanya berfokus pada penyusunan laporan keuangan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
Menurutnya, akuntansi berperan penting dalam mengukur dan melaporkan dampak lingkungan melalui penerapan Carbon Accounting dan Sustainability Accounting. Penerapan konsep tersebut membantu perusahaan menghitung emisi karbon, menyusun laporan keberlanjutan, mengidentifikasi risiko lingkungan, hingga menyediakan informasi yang menjadi dasar pengambilan keputusan bagi manajemen maupun para pemangku kepentingan.
“Mahasiswa akuntansi saat ini perlu memahami bahwa keberlanjutan bukan lagi isu masa depan, melainkan sudah menjadi kebutuhan dunia usaha.
Akuntan memiliki peran penting dalam menerjemahkan dampak lingkungan menjadi informasi yang terukur, dapat dipertanggungjawabkan, dan menjadi dasar pengambilan keputusan,” ujar Dwiyanjana.
Suasana kuliah umum berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai implementasi Sustainability Accounting, penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG), hingga prospek profesi akuntan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim dan transformasi dunia bisnis.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai perkembangan ilmu akuntansi modern, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata tentang pentingnya kompetensi akuntan dalam menjawab tantangan global.
Program Studi S1 dan S2 Akuntansi Universitas Malahayati berharap kunjungan akademik ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat dengan Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Yogyakarta.
Kerja sama tersebut diharapkan terus berkembang melalui berbagai program akademik, penelitian bersama, pertukaran ilmu pengetahuan, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa demi mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global. (Red)











