Tanggamus, Serunting News.Id.– Pemerintah Kabupaten Tanggamus resmi menyerahkan lima unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) bantuan Kementerian Pertanian Republik Indonesia tahun anggaran 2026. Penyerahan ini bertujuan mempercepat modernisasi pertanian serta mendukung pencapaian swasembada pangan nasional. Rabu.1.7.2026.
Acara penyerahan berlangsung di lingkungan Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Kabupaten Tanggamus, pada Rabu, 1 Juni 2026. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas KPTPH Alkat Alamsyah, serta dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Polres Tanggamus, Kodim 0424/Tanggamus, perwakilan Ketua DPRD, Ketua Fraksi Gerindra, perwakilan DPD PKS, Ketua KTNA, Asisten 2 Sekdakab Tanggamus Hendra Wijaya M., para Kepala OPD, Kabag Protokol, dan ketua kelompok tani penerima manfaat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan yang diserahkan berupa tiga unit crawler (alat olah tanah) dan dua unit traktor roda empat. Kelima alat tersebut diserahkan kepada lima kelompok tani di wilayah:
1. Poktan Sidorahayu, Kecamatan Wonosobo
2. Poktan Adem Ayem, Kecamatan Cukuh Balak
3. Poktan Mekar Rahayu, Kecamatan Semaka
4. Poktan Berkah Tani, Kecamatan Gisting
5. Poktan Mika Jaya 2, Kecamatan Talang Padang
Bupati Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Bantuan alsintan ini diharapkan menjawab tantangan keterbatasan tenaga kerja sekaligus menekan biaya produksi.
“Kehadiran alat ini harus mampu mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan hasil panen, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani. Saya berpesan, rawatlah sebaik-baiknya dan manfaatkan secara maksimal agar manfaatnya dirasakan seluruh anggota kelompok. Dinas terkait juga wajib rutin melakukan pendampingan,” tegas Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas KPTPH Alkat Alamsyah menambahkan, selain alsintan, tahun ini Kabupaten Tanggamus juga mendapat alokasi bantuan infrastruktur pertanian dari Kementerian Pertanian, meliputi rehabilitasi jaringan irigasi 20 titik, irigasi perpompaan 15 titik, serta pembangunan dua dam parit.
Ia juga mempertegas bahwa seluruh bantuan pemerintah diberikan secara cuma-cuma.
“Saya tegaskan tegas: bantuan ini gratis, tanpa pungutan biaya sepeser pun. Jika ada pihak yang mengatasnamakan dinas atau oknum lain meminta uang, itu penipuan. Segera laporkan kepada kami,” imbau Alkat.
Melalui bantuan ini, Pemkab Tanggamus menargetkan terciptanya sistem pertanian yang lebih maju, mandiri, dan modern, serta menjadikan Tanggamus sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Provinsi Lampung. (Edi)
Editor : Sam











