Lampung Selatan,Seruntingnews.id– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rapat Pleno Perdana kepengurusan periode 2025–2030, berlangsung diselenggarakan di kantor DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Senin,(12/1/2026), di Kalianda Lampung Selatan.
Rapat ini menjadi momentum awal konsolidasi organisasi di bawah kepemimpinan baru Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan, yang dihadiri oleh Agus Sutanto.ST, Ketua DPD Partai Golkar Lam-Sel, beserta Jajarannya pimpinan kepengurusan partai Golkar, Anggota DPRD Lam-Sel fraksi Partai Golkar, para kader kader partai Golkar setempat.
Agus Sutanto.
Dalam sambutannya, menegaskan bahwa rapat pleno perdana ini merupakan forum strategis untuk mengambil keputusan bersama serta menyatukan langkah seluruh jajaran kepengurusan, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa.
“Momentum ini sangat penting karena tidak sering kita laksanakan.
Di sinilah kita menyatukan persepsi, menyatukan langkah, dan memperkuat komitmen bersama dalam membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Agus Sutanto.
Ia menyampaikan bahwa kepengurusan periode ini diwarnai banyak wajah baru yang diharapkan menjadi motor penggerak partai di tingkat kecamatan dan desa. Menurutnya, meskipun terdapat kader lama, semangat yang dibangun adalah memulai dari awal dengan energi baru.
Agus Sutanto juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus Partai Golkar periode sebelumnya yang telah menyukseskan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Lampung Selatan Tahun 2025.
“Alhamdulillah Musda dapat kita lalui dengan aman, tertib, lancar, dan damai. Ini adalah tantangan besar yang berhasil kita lewati bersama. Tanpa dukungan seluruh jajaran, Musda tidak akan mungkin terlaksana dengan baik,” ucapnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa pasca Musda tidak boleh lagi ada sekat-sekat di internal partai.
“Tidak ada lagi Golkar A, Golkar B, atau Golkar C. Yang ada hanya satu, yaitu Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga memaparkan target politik Partai Golkar ke depan, yakni meraih 10 kursi DPRD pada Pemilu 2029. Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya soliditas dan konsolidasi organisasi secara menyeluruh.
Ia menargetkan konsolidasi hingga tingkat kecamatan harus tuntas paling lambat Juni 2026. Konsolidasi tersebut tidak dilakukan secara seremonial, melainkan menyentuh penguatan mesin partai dan pembenahan struktur kepengurusan kecamatan.
“Kepengurusan kecamatan ke depan tidak boleh asal-asalan. Harus diisi oleh pimpinan yang punya motivasi, komitmen, dan keinginan kuat untuk membesarkan Partai Golkar,” jelasnya.
Agus juga mengingatkan bahwa tanggung jawab pemenangan Pemilu 2029 bukan hanya berada di pundak ketua, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh pengurus, tanpa terkecuali.
“Apapun jabatan dan posisi kita, semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam memenangkan Partai Golkar,” tambahnya.
Pada rapat pleno tersebut, Ketua Harian Partai Golkar Lampung Selatan Muhammad Al-Akran turut membacakan Surat Keputusan DPD II Partai Golkar Lampung Selatan tentang penetapan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pembina Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan periode 2025–2030.
Rapat pleno perdana ini sekaligus menjadi penanda dimulainya kerja kolektif kepengurusan DPD II Partai Golkar Lampung Selatan periode 2025–2030, dengan komitmen menjaga kekompakan, memperkuat konsolidasi, serta memenangkan kepercayaan masyarakat pada Pemilu mendatang.
(Amr)












