*H+9 Natal dan Tahun Baru, 647 Ribu Penumpang dan 161 Ribu Kendaraan Tinggalkan Sumatera Kembali Jawa*

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan,

4 Januari2026,Seruntingnews.id— Arus   pergerakan masyarakat yang meninggalkan Sumatera untuk kembali ke Jawa selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 berlangsung relatif stabil dan terkendali. Sejak H-10 pada 15 Desember 2025 hingga H+9 pada 3 Januari 2026, PT ASDP Indonesia Ferry mencatat sebanyak 647.898 orang dan 161.695 unit kendaraan telah menyeberang dari Pulau Sumatera, kembali menuju Pulau Jawa.

Angka tersebut mencerminkan dinamika arus balik akhir tahun yang berjalan konsisten, meski tidak menunjukkan lonjakan signifikan seperti periode-periode sebelumnya. Pola pergerakan masyarakat tahun ini cenderung lebih moderat, dengan distribusi perjalanan yang relatif merata sepanjang periode Nataru.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina Oktaviyanti, menjelaskan bahwa karakteristik libur Nataru 2025/2026 memang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kedekatan jarak waktu antara Nataru dan Ramadhan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan masyarakat untuk bepergian. “Jumlah pengguna jasa pada periode ini relatif tidak terlalu signifikan. Selain karena jarak libur yang berdekatan dengan Ramadhan dan libur sekolah di bulan puasa, masyarakat juga mempertimbangkan faktor cuaca ekstrem, sehingga sebagian memilih menunda perjalanan dan fokus pada mudik Lebaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Pria Bacok Dua Warga di Dalam Toko ditangkap, Motif terungkap.

Secara kumulatif, penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni pada periode H-10 hingga H+9 tercatat naik 1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu, dari 641.521 orang menjadi 647.898 orang. Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang meningkat 4,2 persen, dari 155.148 unit menjadi 161.695 unit. Kenaikan ini menunjukkan aktivitas mobilitas dan logistik tetap bergerak, meski dalam ritme yang lebih terukur.

*Selektif*

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menambahkan bahwa faktor eksternal lain turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat. “Terjadinya bencana di beberapa wilayah Sumatera juga menjadi pertimbangan bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan, sehingga pergerakan menjadi lebih selektif,” jelasnya.

Mencermati kedekatan periode Nataru dengan Ramadhan, ASDP telah melakukan berbagai langkah penguatan kesiapan layanan. “Secara operasional kami selalu siap, bahkan di hari biasa. Namun menjelang Lebaran, penguatan dilakukan melalui ramp check, memastikan kesiapan armada dan fasilitas pelabuhan, penambahan trip, serta optimalisasi pelabuhan alternatif,” lanjut Partogi.

ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan terus memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa dari keberangkatan hingga tiba di tujuan. Periode Nataru ini sekaligus menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan pada Angkutan Lebaran 2026.

Baca Juga :  Bulog Lampung Selatan Pastikan Stok Beras dan Kemasan Aman, Distribusi Lancar, serta Konsisten Laksanakan Kurban Idul Adha Setiap Tahun

Memasuki H+9 atau Sabtu (3/1), intensitas arus balik dari Sumatera ke Jawa mulai menguat. Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat 106 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan.

Total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 40.131 orang, atau naik 11,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 35.991 orang. Kenaikan juga terjadi pada seluruh golongan kendaraan, dengan kendaraan roda dua mencapai 2.188 unit atau naik 41,1 persen, kendaraan roda empat 4.316 unit atau naik 8,3 persen, truk 2.896 unit atau naik 1,1 persen, serta bus 451 unit atau meningkat 25,6 persen.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang pada H+9 tercatat 9.851 unit, naik 12,4 persen dibandingkan realisasi tahun lalu. Data ini menegaskan bahwa meskipun arus balik meningkat, layanan penyeberangan tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali.

(Amr/Hms)

Editor : Syam

Berita Terkait

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Camat Kalianda Ruris Apdani, Sambangi Bayi Berisiko Stunting di Kelurahan Bumi Agung 
Agus Daeng Terpilih sebagai Kaling 01 Beringin Jaya, Siap Bangun Lingkungan dan Layani Warga
Musrenbangdes  Maja Digelar,Usulan Prioritas Pembangunan Harus Sesuai Kebutuhan Warga
Polda Lampung Ungkap Kejahatan Ekonomi, Amankan Rokok Ilegal, Merkuri Tanpa Dokumen, dan Produk Impor Ilegal
KemenPANRB Turun Langsung Uji Pelayanan Publik di Polres Lampung Selatan
Danrem 043/Gatam Sambangi Polres Lampung Selatan, TNI-Polri Perkuat Sinergi Hadapi Dinamika Kamtibmas
Danrem 043/Gatam “Babinsa Adalah Ujung Tombak Satuan,Harus Pahami Perkembangan Situasi di Wilayah Binaannya”
Arus   pergerakan masyarakat yang meninggalkan Sumatera untuk kembali ke Jawa selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 berlangsung relatif stabil dan terkendali

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Camat Kalianda Ruris Apdani, Sambangi Bayi Berisiko Stunting di Kelurahan Bumi Agung 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Agus Daeng Terpilih sebagai Kaling 01 Beringin Jaya, Siap Bangun Lingkungan dan Layani Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Polda Lampung Ungkap Kejahatan Ekonomi, Amankan Rokok Ilegal, Merkuri Tanpa Dokumen, dan Produk Impor Ilegal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:42 WIB

KemenPANRB Turun Langsung Uji Pelayanan Publik di Polres Lampung Selatan

Berita Terbaru