PEMERINTAH DAERAH HARUS HADIR, BERIKAN SOLUSI MASYARAKAT BAKUNG UDIK

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang,Seruntinnews,id-Muncul pemberitaan bahwa warga Kampung Bakung Udik, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang yang memprotes adanya pematokan lahan di wilayah mereka dan meminta adanya penjelasan dari pemerintah berkaitan dengan status tanah yang diklaim oleh pihak Kementerian Pertahanan Cq.TNI AU membuat salah satu Advokat yang ada di Kabupaten Tulang Bawang angkat bicara.

Fitra Agustinus Advokat yang telah lama berdomisili di Tulang Bawang mengatakan bahwa persoalan klaim lahan oleh Kementerian Pertahanan Cq. TNI AU di Kampung Bakung Udik harus segera dan cepat diselesaikan agar tidak menjadi permasalahan konflik agraria di kemudian hari. Menurut Agustinus bahwa saatnya Pemerintah Daerah hadir untuk masyarakat guna memberikan solusi dan fasilitasi agar apa yang dialami oleh masyarakat saat ini juga memperoleh perlindungan hukum, masyarakat juga memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas atas klaim lahan tersebut dari instansi yang memiliki kewenangan.

“persoalan klaim lahan oleh Kementerian Pertahanan Cq. TNI AU di Kampung Bakung Udik harus segera dan cepat diselesaikan agar tidak menjadi permasalahan konflik agraria di kemudian hari. Inilah saatnya Pemerintah Daerah hadir untuk masyarakat guna memberikan solusi dan fasilitasi agar apa yang dialami oleh masyarakat saat ini juga memperoleh perlindungan hukum, masyarakat juga memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas atas klaim lahan tersebut dari instansi yang memiliki kewenangan” terang Agustinus.

Ditambahkan pula oleh Agustinus bahwa mengingat Kampung Bakung Udik dan kampung lainnya baik yang ada di Kecamatan Gedung Meneng, Dente Teladas dan Menggala merupakan kampung tua yang ada masyarakatnya turun temurun dan telah disahkan oleh pemerintah menjadi kampung definitif tentunya sudah terinventarisir data tanahnya di kantor pertanahan ATR/BPN setempat dan jangan sampai terjadi disharmonisasi antara data di daerah dengan di pusat.

“Kampung Bakung Udik dan kampung lainnya baik yang ada di Kecamatan Gedung Meneng, Dente Teladas dan Menggala merupakan kampung tua yang ada masyarakatnya turun temurun dan telah disahkan oleh pemerintah menjadi kampung definitif tentunya sudah terinventarisir data tanahnya di kantor pertanahan ATR/BPN setempat dan jangan sampai terjadi disharmonisasi antara data di daerah dengan di pusat, oleh karenanya perlu adanya transparansi data pertanahan yang jelas dan transparan terhadap publik” ungkapnya.

Agustinus juga berharap pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Pertahanan, Pemerintah Daerah dan Perwakilan masyarakat serta Ombudsman dapat segera duduk satu meja untuk membahas masalah tanah tersebut agar ada kepastian hukum dan tidak menimbulkan konflik di kemudian hari, dan klaim lahan tentunya harus ada putusan atau penetapan pengadilan terlebih dahulu.

Baca Juga : 

“saya berharap pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Pertahanan, Pemerintah Daerah dan Perwakilan masyarakat serta Ombudsman dapat segera duduk satu meja untuk membahas masalah tanah tersebut agar ada kepastian hukum dan tidak menimbulkan konflik di kemudian hari, dan klaim lahan tentunya harus ada putusan atau penetapan pengadilan terlebih dahulu” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan beberapa media bahwa Kementerian ATR/BPN pada Januari 2026 mencabut HGU lahan seluas 85.244,925 hektare milik enam anak perusahaan Sugar Group Companies yang ada di Lampung.

Pencabutan dilakukan setelah lahan tersebut dinyatakan berada di atas aset negara milik Kementerian Pertahanan yang dikelola TNI Angkatan Udara, berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan.

Keputusan itu merupakan tindak lanjut dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan yang mencatat adanya HGU seluas lebih dari 85 ribu hektare di atas aset negara. Lahan tersebut berada di kawasan Lanud TNI Pangeran M. Bun Yamin yang dikelola TNI AU.(mur)

Berita Terkait

Sinergi Polri dan Pers, Ketua SMSI: Wujudkan Polisi yang Mendengar dan Solutif
Wisuda Ke-3 IAI Tulang Bawang: Luluskan 97 Sarjana, Siap Kembangkan Peradaban Islam di Masyarakat
Pemerintahan Kampung JM mengadakan Doa bersama Memperingati Harlah Kampung ke-17.
Ketua PWI Tuba Desak Polisi Usut Dugaan Penyerangan terhadap Wartawan
Dandim 0426/TB Pimpin Upacara Pemakaman Militer Serma Susilo
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Ulang Tahun ke-17 Kampung Karya Murni Jaya Secara Bersamaan
Tepati Janji, Wabup Tulang Bawang Ajak 33 Paskibraka Berwisata ke Pantai
Ada UMJ, RSUD Kelas A, dan SNT di Menggala, Bupati Ajak Warga Manfaatkan Peluang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Sinergi Polri dan Pers, Ketua SMSI: Wujudkan Polisi yang Mendengar dan Solutif

Sabtu, 5 September 2026 - 22:06 WIB

Wisuda Ke-3 IAI Tulang Bawang: Luluskan 97 Sarjana, Siap Kembangkan Peradaban Islam di Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Pemerintahan Kampung JM mengadakan Doa bersama Memperingati Harlah Kampung ke-17.

Rabu, 2 September 2026 - 17:08 WIB

Ketua PWI Tuba Desak Polisi Usut Dugaan Penyerangan terhadap Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Dandim 0426/TB Pimpin Upacara Pemakaman Militer Serma Susilo

Berita Terbaru

Lampung Selatan

ASDP Bakauheni Perkuat Sterilisasi melalui Sistem Akses Berlapis

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:59 WIB