Partai Golkar Gelar Musyawarah Kecamatan,Target Dua Kursi Dapil I pada Pemilu 2029

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Kalianda, Minggu (22/2/2026), di Desa Sukatani, Kecamatan Kalianda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rycko Menoza,SZP,,M.BA Anggota DPR RI fraksi partai Golkar, Anggota DPRD kabupaten Lampung Fraksi Partai Golkar, beserta jajaran pengurus partai. Serta para tamu undangan lainnya.

Muscam tersebut secara resmi dibuka oleh Agus Sutanto,ST, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda Muscam memiliki tujuan tunggal, yakni memilih Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kalianda sebagai bagian dari konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus Sutanto juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pengurus kabupaten, pimpinan kecamatan dari sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Penengahan, hingga Sragi, serta para pimpinan desa se-Kecamatan Kalianda yang berjumlah 29 desa.

“Musyawarah kecamatan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah konsolidasi organisasi untuk menentukan arah dan kekuatan Partai Golkar ke depan. Agenda kita tunggal, yaitu memilih ketua kecamatan. Setelah itu, penyusunan kepengurusan diserahkan kepada ketua terpilih bersama formatur,” tegas Agus Sutanto.

Ketua menargetkan kemenangan dua kursi DPRD di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Kalianda dan Rajabasa pada Pemilu 2029 mendatang.

Baca Juga :  Media Jadi Pilar Penting Dorong Pembangunan dan Pariwisata Lampung Selatan

Menurutnya, target tersebut bukan hal mustahil jika konsolidasi organisasi dijalankan secara serius dan menyeluruh.

“Ibu kota Kabupaten Lampung Selatan ada di Kalianda. Jangan sampai kita berbicara menang dua kursi jika struktur partai di tingkat kecamatan dan desa tidak lengkap dan tidak solid. Kemenangan dimulai dari konsolidasi hari ini,” paparnya.

Ia menekankan pentingnya pembenahan struktur organisasi hingga tingkat desa. Sutanto meminta agar kepengurusan tidak hanya sekadar nama, tetapi benar-benar diisi kader yang aktif, bertanggung jawab, dan siap bekerja untuk partai.

“Jangan hanya ada ketua desa, tetapi struktur tidak berjalan. Jangan diisi hanya keluarga sendiri tanpa kerja nyata. Kalau ingin menang, kita harus punya pasukan yang siap bertempur,” tegasnya.

Lebih lanjut Agus Sutanto juga mengingatkan seluruh kader agar tidak ragu menunjukkan identitas sebagai kader Golkar. Ia menyebut Partai Golkar sebagai partai besar yang telah berkontribusi nyata bagi bangsa, termasuk dalam pembangunan nasional.

“Jangan malu pakai baju kuning. Golkar adalah partai karya dan siaga. Berkarya berarti bekerja nyata untuk masyarakat. Siaga berarti siap kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.

Menurutnya, kemenangan partai tidak bisa diraih dengan cara instan, melainkan melalui kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, serta penguatan ideologi dan doktrin partai.

Baca Juga :  Mastering Skill Tapis Tahap III, Warga Binaan Lapas Kalianda Dilatih Dekranasda

“Kalau ingin menang, tanamkan jiwa patriotisme. Turun ke masyarakat, bantu desa, hadir dalam kegiatan warga. Jangan hanya duduk diam,” tambahnya.

Sutanto menjelaskan, Muscam Kalianda merupakan kecamatan keenam yang telah melaksanakan musyawarah dari total 17 kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. Ia memastikan konsolidasi akan terus berlanjut hingga seluruh kecamatan menyelesaikan Muscam.

Di akhir kegiatan, Agus Sutanto secara resmi membuka Muscam Partai Golkar Kecamatan Kalianda dengan mengucapkan basmalah, seraya berharap Muscam menghasilkan kepengurusan yang amanah dan mampu membawa Golkar semakin besar di Kalianda dan Rajabasa.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Dapil I Partai Golkar Lampung Selatan, Saiful Azummar, menyampaikan bahwa Muscam menjadi momentum melahirkan kader-kader visioner dan potensial yang siap memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Target kita di Dapil I bukan sesuatu yang muluk-muluk. Dengan jumlah pemilih sekitar 86 ribu suara, dua kursi sangat realistis jika kita solid dan bekerja maksimal,” ujar Saiful.

Ia menegaskan pentingnya kehadiran kader di tengah masyarakat agar Partai Golkar tetap dipercaya dan dicintai rakyat.

“Kita tidak bisa berharap simpati masyarakat kalau tidak turun langsung. Konsolidasi organisasi adalah tonggak melahirkan kader hebat menuju kemenangan 2029,” pungkasnya.

(Amr)

Berita Terkait

Satlantas Polres Lampung Selatan Survei Jalur Lintas dan Buffer Zone Jelang Operasi Ketupat 2026
Berbagi di Bulan Penuh Berkah, Lapas Kalianda Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Sekitar
85 Miliar Lebih Anggaran Dinkes Lamsel 2025 Disorot, LSM PRO RAKYAT, BPK RI Harus Bongkar Dugaan Pengkondisian dan Kerugian Negara
Pria Bacok Dua Warga di Dalam Toko ditangkap, Motif terungkap.
Polres Lampung Selatan Bersih-Bersih Eks Kantor Pos Lama Kalianda, Wujud Kepedulian pada Peninggalan Bersejarah
Pemerintah Kecamatan Kalianda Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2027
LSM PRO RAKYAT Resmi Adukan Dugaan Penyimpangan Proyek SPAM Tanggamus ke Jaksa Agung dan Jampidsus: “Ini Harus Diusut Tuntas!”
Kalapas Kalianda Beni Nurrahman Terima Penghargaan Ombudsman RI, Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 11:46 WIB

Partai Golkar Gelar Musyawarah Kecamatan,Target Dua Kursi Dapil I pada Pemilu 2029

Minggu, 22 Februari 2026 - 05:37 WIB

Satlantas Polres Lampung Selatan Survei Jalur Lintas dan Buffer Zone Jelang Operasi Ketupat 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:26 WIB

Berbagi di Bulan Penuh Berkah, Lapas Kalianda Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Sekitar

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:54 WIB

85 Miliar Lebih Anggaran Dinkes Lamsel 2025 Disorot, LSM PRO RAKYAT, BPK RI Harus Bongkar Dugaan Pengkondisian dan Kerugian Negara

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:23 WIB

Pria Bacok Dua Warga di Dalam Toko ditangkap, Motif terungkap.

Berita Terbaru