Mutasi Besar Polri, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika Naik ke Itwasum

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG,Seruntingnews.id–Mabes Polri kembali merotasi jajaran perwira tingginya. Lewat Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika resmi ditarik ke Mabes Polri. Ia ditugaskan menduduki jabatan baru sebagai Perwira Tinggi (Pati) Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.

Irjen Pol Helmy Santika memimpin Polda Lampung sejak Maret 2023, dan selama lebih dari dua tahun namanya cukup dikenal masyarakat.

Sebelum bertugas di Bumi Ruwa Jurai, Helmy sudah malang melintang di dunia reserse hingga sempat menjabat Kapolda Gorontalo.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam mutasi yang sama, sejumlah nama lain berpangkat Irjen dan Brigjen juga ikut bergeser. Brigjen Nunung Syaifuddin dipromosikan menjadi Wakabareskrim, Brigjen Moh. Irhamni ditunjuk sebagai DIRTIPIDTER Bareskrim Polri, sementara kursi Kapolda Lampung diisi oleh Brigjen Helfi Assegaf yang sebelumnya menjabat DIRTIPIDEKSUS Bareskrim.

Baca Juga :  Polresta Bandar Lampung Kirim Lebih 2 Ton Logistik Bantuan ke 3 Provinsi di Sumatera

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan rotasi ini merupakan hal biasa di tubuh Polri.

“Mutasi itu wajar, bagian dari dinamika organisasi. Semua dilakukan untuk penyegaran dan peningkatan kinerja,” ujarnya, Jum’at (26/9/2025).

Yuni menegaskan jajaran Polda Lampung siap menyambut pejabat baru sekaligus mendukung penuh Helmy yang kini mengemban tugas di Mabes.

Baca Juga :  Wakapolri Serahkan Bantuan Alat Kesehatan Dan Gelar Baktikes Gratis Untuk Driver Ojek Online Di Lampung

“Kami hormati keputusan pimpinan Polri. Proses transisi pasti berjalan lancar karena semua sudah dipersiapkan,” katanya.

Selama bertugas di Lampung, lanjut Yuni, Helmy meninggalkan jejak kuat lewat sejumlah penanganan kasus besar dan pendekatan yang dekat dengan masyarakat.

“Pak Helmy punya komitmen tinggi terhadap pelayanan publik dan penegakan hukum. Itu yang membuat beliau dikenang di Lampung,” tutur Yuni.

Ia juga menambahkan, keberadaan Kapolda baru tak akan mengurangi semangat kerja di jajaran.

“Kami siap mendukung pejabat baru agar kesinambungan kerja tetap berjalan tanpa hambatan,” pungkasnya.

(Amr/Hms)

Berita Terkait

LSM PRO RAKYAT Desak Pemprov Lampung Segera Bentuk 2 BUMD Baru Khusus Menerima dan Mengelola Participacing Interest PHE OSES Pengganti PT LEB
LSM PRO RAKYAT Soroti Proyek Tugu Exit Tol Kota Baru Rp4,4 Miliar, Akan Lapor ke Kejagung dan Minta Audit Investigatif BPKP RI
Tender Studi SPALD Lampung Rp 672 Juta Sudah Selesai, LSM PRO RAKYAT, Hasilnya Mana?
LSM PRO RAKYAT Minta Jaksa Agung Copot Kajati Lampung, Dinilai Tak Mampu Bongkar Dugaan Korupsi
LSM PRO RAKYAT Minta Jaksa Agung Copot Kajati Lampung, Dinilai Tak Mampu Bongkar Dugaan Korupsi
Kini Giliran Kejari Lamsel Buktikan Nyali, LSM PRO RAKYAT Desak Tindak Tegas Dugaan Korupsi BPKAD
1 Tahun Kepemimpinan Radityo Egi, LSM PRO RAKYAT, Momentum Evaluasi dan Bangkitkan Kembali Kejayaan Kota Kalianda
OTT Bupati Rejang Lebong Bengkulu Jadi Alarm Keras, LSM PRO RAKYAT : Kepala Daerah di Provinsi Lampung Bisa Bernasib Sama

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 19:31 WIB

LSM PRO RAKYAT Desak Pemprov Lampung Segera Bentuk 2 BUMD Baru Khusus Menerima dan Mengelola Participacing Interest PHE OSES Pengganti PT LEB

Senin, 6 April 2026 - 01:09 WIB

LSM PRO RAKYAT Soroti Proyek Tugu Exit Tol Kota Baru Rp4,4 Miliar, Akan Lapor ke Kejagung dan Minta Audit Investigatif BPKP RI

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:41 WIB

Tender Studi SPALD Lampung Rp 672 Juta Sudah Selesai, LSM PRO RAKYAT, Hasilnya Mana?

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

LSM PRO RAKYAT Minta Jaksa Agung Copot Kajati Lampung, Dinilai Tak Mampu Bongkar Dugaan Korupsi

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:53 WIB

LSM PRO RAKYAT Minta Jaksa Agung Copot Kajati Lampung, Dinilai Tak Mampu Bongkar Dugaan Korupsi

Berita Terbaru