Raihan Diaz Rinawi, Bocah SD Pemanjat Tiang Bendera Diminta Bupati Egi Hadir di Menara Siger, Bakal Dapat Penghargaan?

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALIANDA, Seruntingnews.id– Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama meminta agar Raihan Diaz Rinawi dihadirkan dalam upacara penurunan bendera di kawasan Menara Siger Bakauheni, Minggu (17/8/2025) sore.

Permintaan itu disampaikan Camat Rajabasa Firdaus usai Upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Merpati, Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan.

Belum diketahui apakah Raihan bakal mendapat penghargaan atas aksi heroiknya memanjat tiang bendera pada upacara pagi tadi. Namun masyarakat menduga Raihan bakal diberi penghargaan oleh Bupati.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Bupati meminta saya untuk menghadirkan Raihan dalam upacara penurunan bendera sore hari nanti,” kata Firdaus.

Camat Rajabasa, Firdaus, sendiri telah memberikan apresiasi langsung kepada Raihan. Firdaus bahkan menyebut Raihan sebagai pahlawan cilik dari Rajabasa. Sebab, jika bukan karenanya bendera merah putih di Rajabasa takkan bisa berkibar.

Baca Juga :  Bulog Siapkan 700 Ton Beras Bantuan Pangan, Segera Disalurkan Untuk Warga Lampung Selatan

“Terima kasih sekali kepada Raihan. Ia pahlawan cilik yang berani memanjat tiang bendera hingga bendera kembali berkibar. Kami akan memperhatikan sekolah dan masa depannya,” ujar Firdaus.

Diketahui Upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Merpati, Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Minggu (17/8), mendadak hening tegang.

Saat pasukan pengibar bendera (Paskibraka) hendak mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tali pengait tiba-tiba putus.

Bendera yang baru disiapkan tak mampu berkibar sebagaimana mestinya. Lagu kebangsaan Indonesia Raya terus bergema, sementara peserta upacara hanya bisa menatap Sang Merah Putih yang terhenti di dasar tiang. Suasana sontak haru bercampur panik.

Baca Juga :  Jelang Nataru, ASDP Optimalkan Alur Mobilitas Kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Sumatera–Jawa–Bali

Namun, di tengah detik-detik yang penuh kegelisahan itu, seorang bocah dengan seragam sekolah dasar berlari maju. Tanpa ragu, ia memanjat tiang bendera setinggi 12 meter untuk memperbaiki tali yang terputus.

Dialah Raihan Diaz Rinawi, siswa SDN 1 Way Muli. Aksi heroiknya membuat seluruh peserta upacara berdiri, memberi tepuk tangan panjang, dan menahan haru.

Berkat keberaniannya,prosesi pengibaran akhirnya dapat dilanjutkan,sang merah putih pun berkibar dengan gagah,di iringi suasana penuh bangga dan rasa haru.

Peristiwa didesa Way Muli itupun menjadi kisah yang tak terlupakan.

Aksi spontan Raihan bukan hanya menyelamatkan jalannya upacara,tapi juga membuktikan bahwa semangat kepahlawanan tetap hidup , bahkan dari seorang bocah kecil di pesisir Lampung Selatan.

(Amr)

Berita Terkait

Zero Tolerance! Lapas Kalianda Gandeng Tentara Nasional Indonesia dan Badan Narkotika Nasional Pastikan Lingkungan Steril
Lapas Kalianda Terima Kunjungan PLH Kakanwil Ditjenpas Lampung, Perkuat Pelaksanaan Tugas Pemasyarakatan
Bulog Siapkan 700 Ton Beras Bantuan Pangan, Segera Disalurkan Untuk Warga Lampung Selatan
LSM PRO RAKYAT, Longsor Gunung Rajabasa “Alarm Keras”, Pemerintah Harus Tegas Sebelum Timbul Korban dan Kerugian
Dari Balik Jeruji ke Etalase Publik: Karya WBP Lapas Kalianda Tampil di Lounge Imigrasi
MOU Pendampingan Kejari Bukan Perlindungan, LSM PRO RAKYAT Ingatkan MOU Kejari–Pemkab Lamsel Bukan Tameng Untuk Korupsi
Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera
Perkuat Layanan Arus Balik, ASDP Jaga Perjalanan Pemudik Tetap Aman dan Nyaman

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 04:33 WIB

Lapas Kalianda Terima Kunjungan PLH Kakanwil Ditjenpas Lampung, Perkuat Pelaksanaan Tugas Pemasyarakatan

Kamis, 2 April 2026 - 19:12 WIB

Bulog Siapkan 700 Ton Beras Bantuan Pangan, Segera Disalurkan Untuk Warga Lampung Selatan

Rabu, 1 April 2026 - 17:13 WIB

LSM PRO RAKYAT, Longsor Gunung Rajabasa “Alarm Keras”, Pemerintah Harus Tegas Sebelum Timbul Korban dan Kerugian

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:37 WIB

Dari Balik Jeruji ke Etalase Publik: Karya WBP Lapas Kalianda Tampil di Lounge Imigrasi

Senin, 30 Maret 2026 - 05:43 WIB

MOU Pendampingan Kejari Bukan Perlindungan, LSM PRO RAKYAT Ingatkan MOU Kejari–Pemkab Lamsel Bukan Tameng Untuk Korupsi

Berita Terbaru