Gara Gara Gelombang Pasang Satu Tembok Pagar SDN 106 Krui Roboh Berharap Dinas Terkait Harus Cepat Di Tanggapi

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat, seruntingnews-Gelombang pasang kembali membawa dampak serius di wilayah pesisir Kabupaten Pesisir Barat. Salah satu tembok pagar di SDN 106 Krui, Pekon Lemong, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat roboh setelah dihantam ombak tinggi pada Rabu dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB.

Kerusakan sepanjang kurang lebih 10 meter ini tak hanya merusak pagar, namun juga mengakibatkan air laut masuk hingga ke halaman sekolah, membawa pasir dan batu, serta menciptakan kondisi yang membahayakan siswa.

Kepala SDN 106 Krui, Zuiraida, mengungkapkan keprihatinannya. Ia berharap ada perhatian cepat dari dinas pendidikan serta arahan resmi terkait operasional sekolah, khususnya menyangkut keselamatan para siswa.

“Kami sangat mengkhawatirkan keselamatan anak-anak. Saat ini kondisi belum aman. Kami masih menunggu arahan dari dinas apakah siswa-siswi akan diliburkan sementara untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Pihak sekolah belum mengambil keputusan sepihak terkait kegiatan belajar mengajar. Namun, mengingat situasi lingkungan sekolah yang terganggu dan potensi ancaman ombak susulan, opsi meliburkan sementara siswa tetap terbuka, sambil menunggu langkah resmi dari Dinas Pendidikan.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Tingkatkan Sinergi Strategis Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah

Di lokasi kejadian, anggota DPRD Pesisir Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, A. Zulkipli Rohman, turut hadir meninjau kondisi sekolah. Ia mengatakan sudah menghubungi dinas terkait agar segera menindaklanjuti kerusakan ini.

“Ini bukan hanya soal bangunan yang rusak, tapi menyangkut keselamatan anak-anak. Jangan tunggu jatuh korban baru bergerak,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, kegiatan belajar masih bersifat terbatas, dan sekolah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk keputusan lebih lanjut. (pikri)

Berita Terkait

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkab Pesisir Barat Fokus Sinkronisasi Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Daerah
“Desak Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Peratin Aktif yang Ditemukan Mengambang di Sungai Way Marang”
Wakapolri Tinjau Udara Arus Mudik, Pastikan Penyeberangan Merak–Bakauheni Terkendali
Bupati Pesisir Barat Lantik Pejabat, Tekankan Tanggung Jawab kepada Masyarakat
BUPATI PESIBAR ,DEDI IRAWAN TERIMA AUDIENSI PUTRI INDONESIA LAMPUNG
Pesisir Barat Genjot Peningkatan Layanan Kesehatan, Akses Jalan ke RSUD Jadi Prioritas
Setahun Dedi-Irawan: Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Fokus Pesisir Barat
Pesisir Barat Gelar Lomba Da’i Cilik Tingkat Kabupaten 2026

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:06 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkab Pesisir Barat Fokus Sinkronisasi Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:30 WIB

“Desak Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Peratin Aktif yang Ditemukan Mengambang di Sungai Way Marang”

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:59 WIB

Wakapolri Tinjau Udara Arus Mudik, Pastikan Penyeberangan Merak–Bakauheni Terkendali

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:03 WIB

Bupati Pesisir Barat Lantik Pejabat, Tekankan Tanggung Jawab kepada Masyarakat

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:41 WIB

BUPATI PESIBAR ,DEDI IRAWAN TERIMA AUDIENSI PUTRI INDONESIA LAMPUNG

Berita Terbaru