Program 1 Pejantan & 10 Betina Strategi Desa Bebas Stunting dan Kemiskinan Muncul ide di RAKORNAS BAZNAS 2025

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29/08/2025 – Dari gagasan sederhana lahir solusi besar. Program 1 pejantan & 10 betina diusulkan untuk desa BAZNAS guna menghapus kemiskinan dan stunting, sejalan dengan Asta Cita Prabowo–Gibran.

Di tengah pembahasan serius dalam Rakornas BAZNAS 2025, Samsul Mungin, S.Pd.I mencetuskan ide brilian: membagikan 10 ayam betina dan 1 ayam pejantan persilangan kepada keluarga miskin di desa BAZNAS atau Kampung Zakat.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), intervensi kemiskinan bisa dilakukan melalui pengendalian harga empat komoditas strategis — beras, telur, ayam, dan mi instan. Program ternak ayam ini menjadi jawaban cerdas: bukan hanya mengendalikan harga, tapi juga memastikan ketersediaan protein hewani di desa.

Fokus Program:

  • Penyebaran ayam persilangan – Kombinasi ayam kampung dan ras petelur.
  • Vaksinasi Tetelo – Antisipasi penyakit saat perubahan cuaca.
  • Pembibitan unggul – Menjamin keberlanjutan ternak.
  • Metode fleksibel – Kandang atau free range sesuai lahan warga.
  • Pemberdayaan fakir miskin – Penerima zakat menjadi peternak mandiri.

Manfaat Langsung Bagi Desa:

  • Telur dan daging tersedia tiap hari.
  • Anak-anak terbebas stunting.
  • Pendapatan keluarga bertambah.
  • Desa mandiri pangan.
  • Mengurangi ketergantungan impor.
Baca Juga :  Direksi ASDP Gandeng KPK Perkuat Sistem Antikorupsi, Dirut: Komitmen Wujudkan BUMN Berintegritas

Samsul menegaskan bahwa kesuksesan program ini membutuhkan sinergi: Dinas Peternakan untuk teknis dan vaksinasi, APBD untuk pendanaan infrastruktur, dan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) untuk pembinaan keluarga miskin.

“Program ini bukan sekadar ternak, ini adalah investasi masa depan desa. Anak sehat, ekonomi bergerak, kemiskinan hilang,” tegasnya.

Program ini masuk ke dalam kerangka Asta Cita Prabowo–Gibran, khususnya poin ketahanan pangan dan pemberdayaan desa.

#BAZNAS2025
#KampungZakat
#ProgramAyamBAZNAS
#DesaBebasStunting
#AstaCitaPrabowoGibran
#KetahananPangan
#EkonomiDesa
#ZakatUntukDesa
#PeternakanRakyat
#IndonesiaBebasKemiskinan

Loading

Berita Terkait

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
DPR Resmi Mengesahkan RUU Perampasan Aset Sebagai Usul Inisiatif, Ditarget Berlaku Sebelum Akhir Tahun
BEM SI KEPUNG DPR, TUNTUT REVISI UU SISDIKNAS DAN PENDIDIKAN GRATIS
Pengungkapan Narkotika Meningkat, Sita 79,2 Kg Sabu dan Selamatkan 335.483 Jiwa pada September 2026
Presiden Prabowo Lantik Menteri, Wamen, dan Pejabat Setingkat Menteri,Listyo Sigit Kini Kepala Staf Kepresidenan
Pembongkaran Lapas Cibinong Bukan Akhir, Sistem Juga Harus Dibongkar  
Komjen Pol Suyudi Ario Seto Lolos Fit and Proper Test, Siap Jabat Kapolri Gantikan Listyo Sigit  
Dua Anggota DPR RI Jadi Sorotan: Zulkifli Anwar Sebut “Santet”, Willy Aditya Ucap “Bacot Kamu” di Rapat Resmi

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

DPR Resmi Mengesahkan RUU Perampasan Aset Sebagai Usul Inisiatif, Ditarget Berlaku Sebelum Akhir Tahun

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:31 WIB

BEM SI KEPUNG DPR, TUNTUT REVISI UU SISDIKNAS DAN PENDIDIKAN GRATIS

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pengungkapan Narkotika Meningkat, Sita 79,2 Kg Sabu dan Selamatkan 335.483 Jiwa pada September 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Presiden Prabowo Lantik Menteri, Wamen, dan Pejabat Setingkat Menteri,Listyo Sigit Kini Kepala Staf Kepresidenan

Berita Terbaru