Forkopimda Tubaba Gelar Aksi Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan 20KM

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Forkopimda Tubaba Gelar Aksi Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan 20KM*

 

Panaragan, Seruntingnews.Id. — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Unsur Forkopimda Tubaba menggelar aksi gotong royong membersihkan sampah di sepanjang ruas jalan dari Kompleks Perkantoran Pemda Tubaba hingga Simpang PU, Murni Jaya dengan panjang kurang lebih 20 kilometer, Jum’at (06/02), sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, ASN, serta perangkat daerah sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam membangun budaya bersih dan kepedulian terhadap lingkungan.

Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., menegaskan bahwa aksi gotong royong ini merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan dalam penanganan sampah yang berfokus pada perubahan pola pikir masyarakat.

“Instruksi Presiden tentang penanganan sampah kami tindak lanjuti secara konkret. Melalui gotong royong dan program Bang Sam Bergerak, kami mendorong pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, terutama dengan mengubah mindset masyarakat terhadap sampah,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, hingga saat ini di Kabupaten Tulang Bawang Barat telah terbentuk sekitar 57 hingga 60 bank sampah, dan ke depan ditargetkan seluruh tiyuh dan kelurahan memiliki bank sampah sebagai bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Selain itu, kebiasaan bersih-bersih selama 30 menit sebelum aktivitas dimulai juga telah kami terapkan, khususnya di sekolah-sekolah melalui program pendidikan berkarakter, agar budaya bersih tertanam sejak dini,” lanjutnya.

Bupati menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dipandang sebagai tanggung jawab bersama yang bernilai sosial dan spiritual.

“Urusan sampah bukan sekadar kebersihan, tetapi soal budaya dan tanggung jawab bersama. Jika sampah plastik diniatkan sebagai sedekah, maka bukan lagi menjadi sumber polusi, melainkan bernilai ibadah dan manfaat sosial,” tambahnya.

Baca Juga :  Empat Perunggu Kalle Amora: Prestasi Cemerlang, Dukungan Pemerintah di Nantikan ?

Sementara itu, Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong dilakukan secara menyeluruh dengan membersihkan sampah plastik dan sampah lainnya di bahu-bahu jalan.

“Hari ini kami bersama Forkopimda, TNI, Polri, dan seluruh jajaran dinas melaksanakan gotong royong di sepanjang ruas jalan dari Pemda sampai Simpang PU sepanjang kurang lebih 20 kilometer. Ini adalah aksi nyata agar lingkungan kita bersih dan tertata,” kata Nadirsyah.

Ia juga mengajak seluruh instansi dan masyarakat untuk menjadikan gotong royong sebagai agenda rutin.

“Selain instansi, kami juga minta kepada para Kepala Tiyuh mengagendakan gotong royong bersama warga minimal dua kali dalam sebulan,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat, Pemkab Tubaba berharap aksi gotong royong ini dapat memperkuat budaya bersih dan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan demi mewujudkan Tubaba yang bersih, asri, dan ramah bagi generasi mendatang.

*Forkopimda Tubaba Gelar Aksi Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan 20KM*

Panaragan – tubaba.go.id — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Unsur Forkopimda Tubaba menggelar aksi gotong royong membersihkan sampah di sepanjang ruas jalan dari Kompleks Perkantoran Pemda Tubaba hingga Simpang PU, Murni Jaya dengan panjang kurang lebih 20 kilometer, Jum’at (06/02), sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 lalu.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, ASN, serta perangkat daerah sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam membangun budaya bersih dan kepedulian terhadap lingkungan.

Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., menegaskan bahwa aksi gotong royong ini merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan dalam penanganan sampah yang berfokus pada perubahan pola pikir masyarakat.

“Instruksi Presiden tentang penanganan sampah kami tindak lanjuti secara konkret. Melalui gotong royong dan program Bang Sam Bergerak, kami mendorong pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, terutama dengan mengubah mindset masyarakat terhadap sampah,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Tanggamus Gerak Cepat: Desak Audit Lapangan Ungkap Dugaan Mark-up Dana Desa Tanjung Heran

Ia menambahkan, hingga saat ini di Kabupaten Tulang Bawang Barat telah terbentuk sekitar 57 hingga 60 bank sampah, dan ke depan ditargetkan seluruh tiyuh dan kelurahan memiliki bank sampah sebagai bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Selain itu, kebiasaan bersih-bersih selama 30 menit sebelum aktivitas dimulai juga telah kami terapkan, khususnya di sekolah-sekolah melalui program pendidikan berkarakter, agar budaya bersih tertanam sejak dini,” lanjutnya.

Bupati menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dipandang sebagai tanggung jawab bersama yang bernilai sosial dan spiritual.

“Urusan sampah bukan sekadar kebersihan, tetapi soal budaya dan tanggung jawab bersama. Jika sampah plastik diniatkan sebagai sedekah, maka bukan lagi menjadi sumber polusi, melainkan bernilai ibadah dan manfaat sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong dilakukan secara menyeluruh dengan membersihkan sampah plastik dan sampah lainnya di bahu-bahu jalan.

“Hari ini kami bersama Forkopimda, TNI, Polri, dan seluruh jajaran dinas melaksanakan gotong royong di sepanjang ruas jalan dari Pemda sampai Simpang PU sepanjang kurang lebih 20 kilometer. Ini adalah aksi nyata agar lingkungan kita bersih dan tertata,” kata Nadirsyah.

Ia juga mengajak seluruh instansi dan masyarakat untuk menjadikan gotong royong sebagai agenda rutin.

“Selain instansi, kami juga minta kepada para Kepala Tiyuh mengagendakan gotong royong bersama warga minimal dua kali dalam sebulan,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat, Pemkab Tubaba berharap aksi gotong royong ini dapat memperkuat budaya bersih dan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan demi mewujudkan Tubaba yang bersih, asri, dan ramah bagi generasi mendatang. (*)

Berita Terkait

LSM PRO RAKYAT Akan Laporkan Proyek PISEW Tahun 2025 Lampung Selatan ke Presiden Prabowo dan Jaksa Agung RI, Untuk Di Audit BPK RI
Masjid Jami’ Panaragan : Beton Expose Sebagai Simbol Harapan Yang Menyentuh Langit
UPDATE INFORMASI Posko Angkutan Lebaran 2026 H-5 Jawa-Sumatera
UPDATE INFORMASI Posko Angkutan Lebaran 2026 H-6 Jawa-Sumatera
Gelar Shalat Idul Fitri Jumat 20 Maret 2026; Muhammadiyah Tubaba Siapkan Lokasi Di Berbagai Titik Ranting dan Cabang
“KLL Lazismu Masjid Baitul Makmur Tebarkan Kado Ramadhan untuk Lansia”
Tanamkan Karakter Berbagi, Ratusan Siswa Muhammadiyah Mulya Asri Bayarkan Zakat Fitrah di Lazismu
Kantor Layanan Lazismu Masjid Baitul Makmur Sambangi Penerima Manfaat; Bagikan Kado Ramadan Untuk Marbot, Lansia dan Duafa Pimpinan Ranting

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 22:32 WIB

LSM PRO RAKYAT Akan Laporkan Proyek PISEW Tahun 2025 Lampung Selatan ke Presiden Prabowo dan Jaksa Agung RI, Untuk Di Audit BPK RI

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:15 WIB

Masjid Jami’ Panaragan : Beton Expose Sebagai Simbol Harapan Yang Menyentuh Langit

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:37 WIB

UPDATE INFORMASI Posko Angkutan Lebaran 2026 H-5 Jawa-Sumatera

Senin, 16 Maret 2026 - 20:54 WIB

UPDATE INFORMASI Posko Angkutan Lebaran 2026 H-6 Jawa-Sumatera

Senin, 16 Maret 2026 - 20:45 WIB

Gelar Shalat Idul Fitri Jumat 20 Maret 2026; Muhammadiyah Tubaba Siapkan Lokasi Di Berbagai Titik Ranting dan Cabang

Berita Terbaru