Tulang Bawang Barat — Pagi itu, Selasa 20 Januari 2026, Balai Tiyuh Candra Mukti bukan sekadar menjadi tempat berkumpul. Ia menjelma ruang penuh harapan, tempat doa-doa masyarakat kecil perlahan menemukan jawabannya. Pemerintah Daerah Tulang Bawang Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunaikan amanah umat melalui pendistribusian Bantuan Modal Usaha Mikro dan pelaksanaan Program Tubaba Q Sehat.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, didampingi Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto dan Wakil Ketua KH. Jumantoro, M.Pd.I, serta dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran para pemimpin daerah ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Dalam suasana penuh kehangatan, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menyampaikan bahwa setiap rupiah zakat yang dititipkan para muzaki bukan hanya angka dalam laporan, melainkan benih harapan bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bantuan ini bukan sekadar modal usaha, tetapi jembatan agar saudara-saudara kita bisa bangkit, bekerja dengan lebih percaya diri, dan mengubah masa depan keluarganya menjadi lebih baik. Semua ini terwujud berkat zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang disalurkan melalui BAZNAS,” tuturnya.
Sementara itu, melalui Program Tubaba Q Sehat, BAZNAS dan Pemda Tubaba menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga. Bagi sebagian masyarakat, layanan ini bukan hanya pemeriksaan medis, tetapi bentuk kasih sayang yang selama ini mereka rindukan. Di balik antrean sederhana, tersimpan rasa syukur mendalam karena masih ada tangan-tangan dermawan yang peduli pada kesehatan mereka.
Senyum yang mengembang, mata yang berkaca-kaca, serta ucapan terima kasih yang lirih menjadi saksi bahwa kebaikan sekecil apa pun mampu menghadirkan perubahan besar.
Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya mengapresiasi peran BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Menurutnya, sinergi ini merupakan contoh nyata bagaimana zakat dapat menjadi instrumen pembangunan yang menumbuhkan harapan dan menguatkan persaudaraan.
“Ketika zakat dikelola secara amanah dan profesional, maka manfaatnya akan kembali kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Inilah wajah pelayanan publik yang lahir dari kepedulian dan keikhlasan,” ujar Bupati.
Lebih dari sekadar kegiatan penyaluran bantuan, momen ini mengingatkan bahwa zakat, infak, dan sedekah adalah jalan mulia untuk membersihkan harta sekaligus menghidupkan harapan sesama. Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS Tubaba telah menjadi modal usaha bagi keluarga kecil, obat bagi yang sakit, dan senyum bagi mereka yang hampir putus asa.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tubaba mengajak seluruh masyarakat Tulang Bawang Barat untuk bersama-sama mengambil peran dalam gerakan kebaikan. Dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tubaba, masyarakat tidak hanya menunaikan kewajiban ibadah, tetapi juga ikut membangun masa depan daerah yang lebih sejahtera, sehat, dan berkeadilan.
Karena dari zakat yang kita tunaikan hari ini, akan lahir harapan baru bagi banyak kehidupan esok hari.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi











