Banjir di Wilayah Pesisir Akibat Hujan Deras, Pemkab Pesawaran Turun Langsung Tanggulangi Dampak

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, Seruntingnews 30 Agustus 2025 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran sejak Sabtu pagi menyebabkan banjir di sejumlah dusun di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan. Ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 50 sentimeter, merendam permukiman warga di Dusun 2, 3, 5, dan 8.

Kepala BPBD Pesawaran Drs. Sopyan Agani,M.H. menyampaikan bahwa meski banjir sempat mengganggu aktivitas warga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Saat ini kondisi banjir sudah surut, sementara untuk kerugian dan kerusakan masih dalam proses pendataan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain merendam permukiman, hujan deras juga memicu longsor di jalur perbatasan Pesawaran–Bandar Lampung.

Baca Juga :  Pasangan Suami Istri di Bagelen Pesawaran Tersambar Petir, Satu Meninggal Dunia

Tebing di sekitar Hotel Mariot Mutun dilaporkan longsor hingga menutup sebagian badan jalan. Sementara itu, di jalur provinsi menjelang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing, material batu menutupi badan jalan sepanjang lebih kurang 40 meter, sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Camat Teluk Pandan, Salpani, mengonfirmasi adanya banjir dan genangan air di depan Tirtayasa yang menghambat kendaraan. “Polrestabes Bandar Lampung bersama BPBD sudah turun melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas agar kendaraan kembali bisa melintas,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran merespons cepat peristiwa ini. Jajaran BPBD, camat, dan perangkat daerah terkait langsung meninjau lokasi terdampak. Ia memastikan penanganan darurat berjalan optimal, termasuk membantu warga, mengurai kemacetan, hingga mengevakuasi masyarakat di titik yang tergenang.

Baca Juga :  Kepala sekolah bungkam ketua komite bernyanyi untuk pembayaran uang Seragam di SMPN 4 Way Urang Makin Menguat

“Fokus kami saat ini adalah keselamatan warga. Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus bersiaga untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan jalur lalu lintas bisa kembali normal,” ujar Salpani.

BPBD Kabupaten Pesawaran mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi resmi terbaru serta tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.(*)

Berita Terkait

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  
Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari
Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat
Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  
Skandal SDN 16 Padang Cermin Meluas: Dugaan Penjualan Aset Sekolah Muncul, Inspektorat Minta Laporan Resmi  

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.

Berita Terbaru