PESISIR BARAT, Serunting News.Id — Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan mengingatkan seluruh calon Peratin peserta Pemilihan Peratin Serentak Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 untuk memiliki sikap siap menang sekaligus siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.
Pesan tersebut disampaikan saat Bupati menghadiri Deklarasi Damai Calon Peratin yang berlangsung di Lobby Teluk Stabas, Rabu (7/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Irawan Topani, S.H., M.Kn., para Staf Ahli, Asisten, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Bupati Dedi Irawan menegaskan, deklarasi damai tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial atau penandatanganan pakta integritas. Lebih dari itu, deklarasi tersebut merupakan komitmen bersama untuk menjaga seluruh tahapan pemilihan agar berlangsung aman, tertib, jujur, terbuka, dan damai.
“Jabatan Peratin merupakan amanah yang diberikan oleh masyarakat. Karena itu, proses untuk memperoleh kepercayaan tersebut harus dilakukan dengan cara yang baik, santun, dan bertanggung jawab,” tegas Bupati.
Bupati meminta seluruh calon menjunjung tinggi prinsip kejujuran, keterbukaan, dialog, serta tanggung jawab dalam berinteraksi dengan masyarakat.
“Kita harus siap menang dan siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.”
Bupati menilai perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh berkembang menjadi konflik, perpecahan, maupun mengganggu kerukunan masyarakat.
– Bagi yang terpilih: harus menjadi pemimpin bagi seluruh warga, termasuk yang memilih berbeda.
– Bagi yang belum terpilih: tetap menjaga persaudaraan dan berkontribusi bagi kemajuan pekon.
“Siapa pun yang terpilih nantinya, kita berharap dapat menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat. Yang belum terpilih juga tetap memiliki peran penting dalam membangun pekon.”
Bupati juga mengingatkan para calon untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja secara santun, serta memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Dilarang menyebarkan fitnah, informasi tidak benar, ujaran memecah belah, politik uang, maupun tindakan yang mencederai proses demokras
Apabila terjadi persoalan selama tahapan pemilihan, Bupati meminta seluruh pihak mengedepankan mekanisme dan jalur yang telah ditetapkan. Tindakan sepihak yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat harus dihindari.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama Forkopimda, panitia pemilihan, serta aparat terkait akan terus melakukan pengawasan, pencegahan, dan penanganan terhadap potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran sesuai kewenangan masing-masing.
“Berkompetisi boleh, berbeda pilihan boleh, tetapi persaudaraan harus tetap dijaga.”
Bupati berharap Pemilihan Peratin Serentak 2026 tidak hanya menghasilkan pemimpin pekon, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan keharmonisan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat. ( Jones )











