Lampung Selatan,Seruntingnews.id–Anggota Personil Koramil 421-04/Kld dibawah naungan Kodim 0421 Kalianda,
Serma Herudin dan Kopka Mukmin serta anggota BPBD Lampung Selatan melaksanakan Apel Siaga dan Patroli Karhutla di desa Kedaton,Minggu (13/9/2026).
Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan Jajaran Koramil 421-04/Kld bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap ancaman kebakaran pada musim kemarau pada saat ini.
Patroli menyusuri sejumlah kawasan yang dinilai perlu mendapat perhatian,
Anggota personel memantau langsung kondisi lingkungan sekaligus menyampaikan pesan kewaspadaan kepada masyarakat sekitar desa Kedaton.
Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari titik api, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran aparat di tengah masyarakat.
Melalui patroli rutin ini, potensi kebakaran diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera ditangani sebelum api meluas.
Melalui kegiatan tersebut Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama, Anggota Koramil 421-04/Kld dan BPBD Lampung Selatan mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api yang awalnya kecil bisa dengan cepat menyebar ketika kondisi lahan kering.
Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan titik api maupun titik asap di lokasi yang menjadi sasaran patroli personil Koramil 421-04/Kld dan Anggota BPBD Lampung Selatan.
Kondisi tersebut menunjukkan wilayah yang dipantau berada dalam keadaan aman dari indikasi karhutla.
Meski demikian, nihilnya titik api bukan alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Justru patroli dan pemantauan secara berkelanjutan menjadi penting untuk menjaga agar kondisi wilayah tetap aman, terutama pada kawasan yang memiliki lahan terbuka dan semak belukar.
Sinergi antara TNI dan BPBD juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Dengan pemantauan bersama, edukasi kepada masyarakat dan respons cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran, potensi karhutla diharapkan dapat ditekan sedini mungkin.
Melalui langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama, lingkungan yang aman dari karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat. Semangat menjaga lingkungan inilah yang terus dibangun melalui patroli dan komunikasi langsung di tengah warga Karena warga adalah garda terdepan dalam menjaga lingkungan.
(Amr)











