1 Tahun Kepemimpinan Radityo Egi, LSM PRO RAKYAT, Momentum Evaluasi dan Bangkitkan Kembali Kejayaan Kota Kalianda

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Seruntingnews.id– Satu tahun kepemimpinan Radityo Egi Pratama sebagai Bupati Kabupaten Lampung Selatan menjadi momentum evaluasi sekaligus harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan. Harapan besar yang dititipkan masyarakat Lampung Selatan pada Pemilu 2024 kepada pemimpin muda yang dikenal “humble dan stylish” itu kini mulai diuji dalam realisasi program pembangunan daerah.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum LSM PRO RAKYAT Aqrobin AM dan Sekretaris Umum LSM PRO RAKYAT Johan Alamsyah, S.E., pada Rabu (11/3/2026) di Kantor LSM PRO RAKYAT Pahoman, Bandar Lampung, kepada awak media.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Aqrobin AM, perjalanan satu tahun kepemimpinan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi tidak dimulai dalam situasi yang mudah. Setelah mengikuti retreat kepala daerah pada Februari 2025 dan mulai menjalankan roda pemerintahan, Bupati harus menghadapi kebijakan Pemerintah Pusat terkait efisiensi anggaran di berbagai sektor.

 

Selain itu, kondisi APBD Kabupaten Lampung Selatan yang disusun pada masa Penjabat (Pj) Bupati juga menjadi tantangan tersendiri bagi kepala daerah yang baru memulai masa kepemimpinannya tersebut.

 

“ Namun dengan gaya kepemimpinan yang adaptif dan pendekatan yang cukup fleksibel, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi mampu melewati fase awal pemerintahannya sebagai Bupati Kepala Daerah dengan relatif mulus. Kami melihat adanya upaya untuk mulai menjalankan program pembangunan lima tahun ke depan untuk menuju Lampung Selatan yang lebih maju,” ujar Aqrobin.

 

Salah satu program yang dinilai memiliki potensi besar adalah gagasan eduwisata yang didengungkan oleh Ibu Bupati Lampung Selatan, Zita Anjani.

Program tersebut dinilai relevan dengan kondisi geografis dan potensi daerah Lampung Selatan yang memiliki kekayaan wisata alam sekaligus potensi pendidikan.

 

Selain itu, salah satu langkah dengan melakukan penyegaran di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lampung Selatan dengan melibatkan generasi muda di jajaran direksi juga dinilai dapat mengimbangi ritme kepemimpinan Bupati yang energik.

 

Namun demikian, Sekretaris Umum LSM PRO RAKYAT Johan Alamsyah,S.E menegaskan bahwa harapan terbesar masyarakat saat ini tertuju pada pembenahan wajah ibukota kabupaten, Kota Kalianda.

Baca Juga :  Ombudsman Lampung: Pemotongan Tunjangan Profesi Guru XIV Tanpa Dasar Hukum Berpotensi Dugaan Korupsi

 

“ Kalianda sebagai ibukota Kabupaten Lampung Selatan yang berada di ujung Pulau Sumatera saat ini kondisinya semakin memprihatinkan. Kumuh. Jalan utama sudah tidak mulus, trotoar banyak yang amburadul, taman kota yang dulu menjadi ruang publik hampir hilang, Stadion Raden Intan yang dahulu menjadi kebanggaan masyarakat terlihat semakin usang, bahkan pada malam hari suasana kota Kalianda terasa gelap,” ujar Johan.

 

Padahal, menurutnya, pada masa lalu Kota Kalianda pernah dikenal sebagai kota yang bersih, rapi, dan nyaman.

 

“Sudah saatnya Bupati Lampung Selatan mengembalikan kejayaan Kota Kalianda. Benahi Kota ini, seharusnya menjadi etalase daerah tujuan wisata. Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati objek wisata, tetapi juga merasakan aura kota yang tertata dengan baik, menunjang keinginan wisatawan untuk kembali ke Kota Kalianda, ini akan menimbulkan dampak ekonomi” tegasnya.

 

LSM PRO RAKYAT menilai Kabupaten Lampung Selatan sebenarnya memiliki keunggulan strategis dibanding banyak daerah lain di Provinsi Lampung. Kabupaten Lampung Selatan memiliki bandara, memiliki pelabuhan terbesar yaitu di Bakauheni, memiliki kawasan industri, serta menjadi salah satu destinasi wisata utama di provinsi Lampung.

Bahkan Lampung Selatan juga memiliki kampus teknologi terbesar di Sumatera, ITERA, yang dapat menjadi motor penggerak pengembangan sumber daya manusia.

 

Karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan dinilai perlu menyusun grand design pembangunan jangka panjang Kabupaten Lampung Selatan untuk menuju Lampung Selatan yang lebih maju dan terintegrasi.

 

Salah satu gagasan strategis yang diusulkan oleh LSM PRO RAKYAT ke Bupati Lampung Selatan adalah untuk mendorong Pemerintah Pusat melakukan pelebaran jalan sepanjang pesisir pantai Lampung Selatan. Selain untuk mendukung sektor pariwisata, kawasan pesisir tersebut juga masuk dalam zona rawan gempa megathrust dan potensi tsunami, sehingga akses jalan yang memadai akan sangat penting dalam proses evakuasi dan penyelamatan apabila suatu ketika terjadi bencana.

 

Selain itu, LSM PRO RAKYAT juga mendorong Bupati Lampung Selatan agar menyampaikan ke pemerintah pusat agar Pelabuhan Bakauheni tidak hanya difungsikan sebagai pelabuhan penyeberangan, tetapi dapat juga dikembangkan menjadi pelabuhan internasional untuk aktivitas bongkar muat barang, sebagaimana fungsi yang dimiliki Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, karena sudah langsung terhubung dengan Jalan Tol dan Jalan Nasional Lintas Sumatera.

Baca Juga :  Lomba Kreasi Sambal Uleg Seruit Lampung Meriahkan K-Fest 2025

 

“ Sebetulnya potensi Lampung Selatan itu sangat besar. Jika dirancang dengan baik, Kabupaten Lampung Selatan ini bisa menjadi pusat logistik, pariwisata, dan industri yang kuat di Sumatera bagian selatan,” ujar Johan sambil menjelaskan.

 

Meski demikian, menurut LSM PRO RAKYAT, kunci utama keberhasilan program pembangunan tetap terletak pada gaya dan cara kepemimpinan Bupati dalam memilih dan menempatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Sebagai sosok pemimpin atau pimpinan.

 

Aqrobin AM mengingatkan agar dalam proses pengisian jabatan Bupati tidak terjebak pada pertimbangan kedekatan ataupun hubungan keluarga semata.

 

“Bupati harus menjalankan amanah sistem merit sebagaimana yang diatur oleh Kementerian PAN-RB. Orang yang tepat harus ditempatkan pada posisi yang tepat. Jangan sampai muncul fenomena karier mendadak tanpa proses yang jelas,” ujar Aqrobin.

 

LSM PRO RAKYAT juga menekankan pentingnya kepastian jenjang karier bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tercipta birokrasi yang profesional, transparan, dan berintegritas.

 

“ Pemerintah daerah kabupaten harus menerapkan sistem reward and punishment secara konsisten. Bagi ASN yang sudah layak menduduki jabatan lebih tinggi harus diberikan kesempatan untuk naik jabatan. Sebaliknya, jika ada ASN yang bermasalah harus segera dilakukan pembinaan secara tegas,” kata Johan.

 

Dengan tata kelola birokrasi yang profesional dan arah pembangunan yang jelas, LSM PRO RAKYAT yakin dan optimis Bupati Lampung Selatan dapat merealisasikan berbagai program strategis yang telah dicanangkan.

 

“Tidak sulit bagi Bupati Lampung Selatan untuk mencapai target pembangunan lima tahun ke depan, selama kebijakan yang diambil Bupati berlandaskan profesionalisme, transparansi, dan kepentingan masyarakat luas,” tutup Aqrobin.

(Amr)

Berita Terkait

Lampung Terancam Krisis BBM Bersubsidi: Biosolar Habis 24 November, Pertalite 18 Desember  
Proyek Puluhan Miliar Tapi Minim Rambu Pengaman, LSM PRO RAKYAT menegaskan Gubernur Lampung Harus Peduli
Ditemukan Titik Panas, DLH Lampung Segel Area Perkebunan PT Sweet Indo Lampung di Tulang Bawang
Gubernur Mirza Resmi Copot dr. Imam Ghozali dari Direktur RSUDAM, Lukman Pura Kembali Sebagai Plt  
Kabar Pencopotan Direktur RSUDAM Mencuat, Kepastian Menunggu Pelantikan Siang Ini
Gubernur Mirza Terima Penghargaan KPK, Wagub Jihan Raih Apresiasi BSSN  
Tanda Tanya di Balik Kasus PT. LEB, LSM PRO RAKYAT Minta Kejaksaan Gali Peran Sekda dan Pimpinan DPRD Lampung
Terima Audiensi Lamban Sastra, Wagub Jihan Dukung Sinergi Bangun Ekosistem Sastra Lampung

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Lampung Terancam Krisis BBM Bersubsidi: Biosolar Habis 24 November, Pertalite 18 Desember  

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Proyek Puluhan Miliar Tapi Minim Rambu Pengaman, LSM PRO RAKYAT menegaskan Gubernur Lampung Harus Peduli

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Ditemukan Titik Panas, DLH Lampung Segel Area Perkebunan PT Sweet Indo Lampung di Tulang Bawang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Gubernur Mirza Resmi Copot dr. Imam Ghozali dari Direktur RSUDAM, Lukman Pura Kembali Sebagai Plt  

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Kabar Pencopotan Direktur RSUDAM Mencuat, Kepastian Menunggu Pelantikan Siang Ini

Berita Terbaru

Jakarta

KPK Larang Kepala Daerah Beri Hibah APBD ke Instansi Vertikal

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:01 WIB

Jakarta

Pejabat BNPB Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:41 WIB