Menjaga Nadi Kerukunan: Bupati Pesisir Barat Mandatkan FKUB 2025-2030 Sebagai Benteng Toleransi

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KRUI, Seruntingnews .Id.– Kabupaten Pesisir Barat kembali mempertegas komitmennya sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman. Hal ini ditandai dengan pengukuhan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) masa bakti 2025–2030 oleh Bupati Pesisir Barat dalam sebuah upacara yang penuh nuansa kebersamaan, baru-baru ini.

Langkah ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan upaya strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam merawat kemajemukan etnis dan agama di wilayah yang dikenal dengan julukan “Bumi Para Sai Batin dan Ulama” tersebut.

Bupati Pesisir Barat dalam amanatnya menekankan bahwa stabilitas sosial adalah harga mati bagi kemajuan daerah. Ia memproyeksikan FKUB sebagai jembatan dialog untuk memastikan gesekan sosial tidak mendapatkan ruang di tengah masyarakat.

“FKUB adalah mitra strategis. Di tengah keberagaman kita, forum ini hadir sebagai ruang dialog agar perbedaan tidak menjadi pemecah, melainkan kekuatan,” ungkap Bupati.

Ada beberapa poin krusial yang menjadi mandat utama bagi pengurus baru ini:

1. Deteksi Dini dan Mediasi: FKUB diharapkan menjadi garda terdepan dalam memediasi persoalan keagamaan dengan pendekatan yang arif dan musyawarah.

2. Benteng Ideologi: Memperkuat nilai toleransi guna menangkal masuknya paham radikalisme dan intoleransi yang mengancam persatuan bangsa.

3. Pendukung Sektor Pariwisata: Keamanan dan keharmonisan sosial dipandang sebagai modal utama dalam menarik wisatawan, mengingat Pesisir Barat adalah destinasi wisata unggulan.

Baca Juga :  Pemerintah Pekon Kuripan Kecamatan Pesisir Utara Salurkan Bantuan Beras Kepada104 KPM . 

Bupati juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengurus periode sebelumnya yang telah berhasil menjaga kondusivitas wilayah selama ini. Dengan pengurus yang baru, Pemkab berharap ada inovasi dalam membangun dialog lintas agama yang lebih menyentuh akar rumput.

“Kita ingin mewujudkan Pesisir Barat yang madani dan religius. Pondasinya adalah kerukunan. Jika masyarakatnya rukun, maka pembangunan yang berkelanjutan akan lebih mudah kita capai,” tutupnya.

Pengukuhan ini diharapkan menjadi awal baru bagi penguatan kohesi sosial di Pesisir Barat hingga lima tahun ke depan. ( Jonas )

Berita Terkait

Bupati Pesisir Barat Ingatkan Calon Peratin: Siap Menang, Siap Menerima Hasil dengan Lapang Dada
PEMKAB PESISIR BARAT MATANGKAN PERSIAPAN PENILAIAN OMBUDSMAN DAN TINDAK LANJUT EVALUASI PELAYANAN PUBLIK
Kapolres Pesisir Barat Sambut Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati di Mapolres Perkuat Hubungan dan Sinergitas
BUPATI PESIBAR AJUKAN PERUBAHAN ATURAN PILIHAN PERATIN, SESUAIKAN DENGAN UU TERBARU  
Perkuat Sinergi, Pemkab Pesisir Barat & Polres Sepakat Selesaikan Konflik Agraria Secara Terpadu dan Berkeadilan
Perkuat Pencegahan Karhutla, Pemkab Pesisir Barat Audiensi dan Sinergi dengan Tim Mabes TNI & Seskoad
Hasnal Arif, Sosok Pengabdi Pekon Gunung Kemala Induk Maju Calon Peratin
Pesisir Barat Matangkan Persiapan Penilaian RBI/Desa Tapis di Pekon Seray

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Bupati Pesisir Barat Ingatkan Calon Peratin: Siap Menang, Siap Menerima Hasil dengan Lapang Dada

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:06 WIB

PEMKAB PESISIR BARAT MATANGKAN PERSIAPAN PENILAIAN OMBUDSMAN DAN TINDAK LANJUT EVALUASI PELAYANAN PUBLIK

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Kapolres Pesisir Barat Sambut Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati di Mapolres Perkuat Hubungan dan Sinergitas

Sabtu, 19 September 2026 - 07:59 WIB

BUPATI PESIBAR AJUKAN PERUBAHAN ATURAN PILIHAN PERATIN, SESUAIKAN DENGAN UU TERBARU  

Sabtu, 5 September 2026 - 21:53 WIB

Perkuat Sinergi, Pemkab Pesisir Barat & Polres Sepakat Selesaikan Konflik Agraria Secara Terpadu dan Berkeadilan

Berita Terbaru