Lambu Kibang, Seruntingnews .Id – Rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113 di Kecamatan Lambu Kibang berlangsung meriah melalui penyelenggaraan Pawai Ta’aruf AUM PCM–PCA Lambu Kibang. Lebih dari empat ratus peserta mengambil bagian dalam kegiatan tersebut, terdiri dari siswa, pendidik dan tenaga kependidikan, warga Muhammadiyah–‘Aisyiyah, serta simpatisan dari berbagai lapisan masyarakat. Senin.17/11/2025.

Kegiatan dimulai dari halaman komplek pendidikan Muhammadiyah–Aisyiyah dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta yang mengenakan atribut khas dan membawa beragam tampilan kreatif. Pawai Ta’aruf menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana memperkenalkan kiprah amal usaha Muhammadiyah kepada masyarakat luas.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Drs. Prana, yang secara resmi membuka dan melepas peserta pawai. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Muhammadiyah yang telah memasuki usia ke-113 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
> “Muhammadiyah adalah organisasi besar yang selama ini berperan aktif memajukan Kabupaten Tulang Bawang Barat, khususnya di bidang pendidikan. Kami berharap Muhammadiyah terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam peningkatan kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Prana.
Di sela kegiatan, M. Sofingi, anggota PCM Lambu Kibang sekaligus Kepala SD Aisyiyah Lambu Kibang, memberikan penjelasan mengenai perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan ‘Aisyiyah di kecamatan tersebut. Saat ini, kata beliau, bidang pendidikan di Lambu Kibang telah memiliki TK ABA, SD Aisyiyah, dan SMK Muhammadiyah.
Lebih lanjut, Sofingi mengungkapkan rencana pengembangan AUM di tahun mendatang.
> “InsyaAllah tahun depan akan dipersiapkan pendirian satu Amal Usaha Muhammadiyah baru di bidang pendidikan, yaitu SMP Muhammadiyah/‘Aisyiyah. Hal ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Lambu Kibang,” jelasnya
Pawai Ta’aruf berlangsung tertib, meriah, dan penuh kegembiraan. Masyarakat tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang menampilkan yel-yel, pakaian adat, hingga kreasi pendidikan yang menggambarkan warna khas Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ditutup dengan pembagian voucher belanja gratis kepada peserta. Voucher tersebut dapat ditukarkan dengan aneka makanan dan jajanan di stan-stan UMKM lokal yang telah disiapkan di area perguruan Muhammadiyah–‘Aisyiyah. Inisiatif ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap ekonomi kreatif masyarakat sekitar.
Kegiatan Pawai Ta’aruf Milad Muhammadiyah ke-113 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum memperkuat peran Muhammadiyah–‘Aisyiyah dalam membangun masyarakat yang berkemajuan serta bersinergi dengan pemerintah dan pelaku UMKM setempat. (*)












