DLH Kubar Pastikan Penanaman Bibit Durian di Bongan Dibayar Sesuai Progres dan Tumbuh Dengan Baik

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUBAR, seruntingnews— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), memastikan penanaman bibit durian dibayarkan sesuai progres dan tumbuh dengan baik di Kampung Muara Siram, Kecamatan Bongan.

Proyek ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH DR) Tahun 2024 . Penanaman bibit durian ini dilaksanakan secara swakelola oleh Kelompok Tani Kader Lingkungan 2, Siram Sejahtera dan Jaya Raya.

Hal ini diutarakan Kadis DLH Kabupaten Kubar, Ali Sadikin kepada Wartawan di ruang kerjanya, Senin (11/8/2025). Katanya, penanaman bibit pohon durian dilakukan pada titik koordinat yang telah ditentukan bersama kelompok tani.

Terkait adanya informasi yang beredar di media sosial, tidak tumbuhnya bibit durian adalah tidak benar. Sebab, setiap progres penanaman bibit didokumentasikan setiap kelompok tani yang melaksanakan kegiatan.

“Bibit durian ditanam pada titik koordinat yang ditentukan. Titik koordinatnya kan di sempadan sungai. Semuanya ada dokumentasi. Kalau ada foto yang tersebar di media sosial, itu bukan lokasi penanaman,” terangnya.

Dijelaskan Ali Sadikin, kegiatan tersebut anggarannya baru dicairkan 30 persen dengan total Rp180 juta. Anggaran itu diberikan kepada masing-masing kelompok untuk penanaman, perlengkapan dan peralatan. Sehingga informasi tentang dicairkannya anggaran 100 persen juga tidak benar.

Baca Juga :  *Dampingi Menko AHY, Kapolda Helmy Santika Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan di Lampung

Disebutkan Ali Sadikin, penanaman bibit durian dalam kontrak harusnya seluas 25 hektar. Namun, karena ada permasalahan yang belum terselesaikan pada kelompok tani, bibit hanya tertanam 5 hektar.

“Ada tiga kelompok tani yang melaksanakan kegiatan penanaman bibit durian. Nah, ketiga kelompok tani itu anggaran yang dicairkan hanya 30 persen. Artinya, 30 persen itu luas lahan yang ditanam 5 hektar. Jadi kita membayar sesuai progres yang dikerjakan kelompok tani,” tegasnya.

(*)

Berita Terkait

KEPALA LAPAS CIBINONG DIPECAT DARI ASN, 17 PEGAWAI DISANKSI BUNTUT FASILITAS MEWAH
BEM SI KEPUNG DPR, TUNTUT REVISI UU SISDIKNAS DAN PENDIDIKAN GRATIS
Presiden Prabowo Lantik Menteri, Wamen, dan Pejabat Setingkat Menteri,Listyo Sigit Kini Kepala Staf Kepresidenan
Kurang lebih 50 Ribu Buruh dan Petani Turun ke Jalan, Kawal RUU Ketenagakerjaan dan Reforma Agraria
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena & 13 Orang Diamankan KPK, Uang Ratusan Juta Disita  
ISTRI BUPATI ANOM WIDIYANTORO TURUT DIJEMPUT KPK, BUNGKAM SAAT DITANYA AWAK MEDIA
KPK Gelar OTT, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring
WAKIL KETUA DPR RI AJAK DPRD PERKUAT INTEGRITAS DAN KAPASITAS DEMI MENGAWAL ASPIRASI RAKYAT

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:43 WIB

KEPALA LAPAS CIBINONG DIPECAT DARI ASN, 17 PEGAWAI DISANKSI BUNTUT FASILITAS MEWAH

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:31 WIB

BEM SI KEPUNG DPR, TUNTUT REVISI UU SISDIKNAS DAN PENDIDIKAN GRATIS

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Presiden Prabowo Lantik Menteri, Wamen, dan Pejabat Setingkat Menteri,Listyo Sigit Kini Kepala Staf Kepresidenan

Kamis, 24 September 2026 - 09:06 WIB

Kurang lebih 50 Ribu Buruh dan Petani Turun ke Jalan, Kawal RUU Ketenagakerjaan dan Reforma Agraria

Senin, 21 September 2026 - 22:15 WIB

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena & 13 Orang Diamankan KPK, Uang Ratusan Juta Disita  

Berita Terbaru