Kepala Desa Diduga Intimidasi Wartawan Usai Berita Dugaan Korupsi Dana Desa

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, Seruntingnews.id – Kepala Desa (Kades) Pekondoh Gedung, Kecamatan Kedondong., Kabupaten Pesawaran, Taufik Hidayah, diduga mengintimidasi seorang wartawan setelah pemberitaan terkait dugaan penyimpangang Dana Desa (DD) periode 2020-2024. Intimidasi tersebut terjadi pada Senin (7/7/2025) melalui pesan WhatsApp yang bernada ancaman,Selasa (8/7/2025)

Dalam pesan tersebut, Kades Taufik menulis, “Bagus betul pekerjaan kamu ya! Beras habis, listrik mau dicabut. Ini cara kamu membalasnya? Padahal aku sudah bantu secara kemanusiaan.”

Saat dikonfirmasi, Kades Taufik membantah telah mengintimidasi wartawan tersebut. Ia menyatakan bahwa semua kepala desa menghadapi situasi serupa dan mengarahkan wartawan untuk melaporkan hal tersebut ke Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), atau Bupati. Ia juga menolak permintaan akses terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) dan Surat Pertanggungjawaban (SPJ), dengan alasan dokumen tersebut merupakan dokumen negara.

“Transparansi itu bukan berarti semua harus dibuka. Sama kayak kita ke istri, nggak semua isi kantong harus dikasih tahu,” ujar Kades Taufik. Pernyataan ini ia sampaikan saat dikonfirmasi secara langsung oleh awakmedia.

Sementara itu, tokoh adat Lamban Balak Mandawasa membenarkan adanya kejanggalan terkait anggaran adat yang sebelumnya diberitakan. Mereka mendesak Kades Taufik untuk memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat dan media.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Lantik Nanda-Anton Jadi Bupati Dan Wakil Bupati Pesawaran

“Kami menunggu klarifikasi tertulis dari kepala desa, karena kasus ini sudah menjadi perhatian publik. Dana Desa itu bantuan negara, untuk kesejahteraan rakyat, bukan memperkaya kepala desa,” tegas salah satu tokoh adat yang enggan disebutkan namanya.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi pengelolaan dana desa di Pekondoh Gedung, (Ali)

Berita Terkait

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat
Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  
Skandal SDN 16 Padang Cermin Meluas: Dugaan Penjualan Aset Sekolah Muncul, Inspektorat Minta Laporan Resmi  
Aroma Pungli di SMPN 4 Padang Cermin Tabrak Undang-Undang, Inspektorat Pesawaran Minta Media Segera Kirim Laporan Resmi
Kepsek SDN 16 Padang Cermin Diduga Pungli, Siap Dilaporkan ke Inspektorat

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  

Berita Terbaru

Tulang bawang barat

Siltap Empat Bulan Terhenti, Aparatur Tiyuh Tubaba Bergerak  

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:55 WIB