“Zulhas Puji Koperasi Merah Putih Way Urang: Ini Bisa Jadi Role Model Nasional”

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalianda, 9 Agustus 2025, Seruntingnews.id– Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, atau yang akrab disapa Zulhas, melakukan kunjungan kerja ke Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Kunjungan ini menjadi sorotan publik karena pujian tinggi dan komitmen besar yang disampaikan oleh Menko terhadap pengembangan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.

Zulhas hadir didampingi oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Kapolres AKBP Toni Kasmiri Lamsel, Dandim 0421 LS Letkol Kav.Muhammad Nuril Amiyah, serta sejumlah pejabat daerah dari lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Gerai KMP yang berlokasi di area Masjid Agung Kalianda ini menjadi titik kedua dari rangkaian kunjungan Zulhas di Bumi Khagom Mufakat.

Dalam sesi wawancara dengan media, Zulhas tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menilai Gerai KMP Way Urang sebagai salah satu koperasi terbaik yang pernah ia kunjungi.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya benar-benar kagum. Fasilitasnya lengkap—ada ATM, layanan kesehatan, kios sembako, hingga kantin pujasera UMKM. Ini keren sekali dan bisa jadi percontohan nasional. Koperasi seperti ini yang kita butuhkan di seluruh Indonesia,” ujar Zulhas penuh semangat.

Sebagai putra asli Lampung, Zulhas menyebut keberadaan koperasi seperti KMP ini merupakan bukti nyata bahwa daerah bisa mandiri dan memberdayakan ekonomi rakyat secara konkret.

Baca Juga :  LSM PRO RAKYAT Apresiasi Respons Gubernur Lampung, Jalan Rusak Way Muli Masuk Program Perbaikan 2027

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas juga menyampaikan kabar baik terkait status para pengurus koperasi. Ia menyatakan bahwa ke depan, pengurus koperasi yang selama ini bekerja tanpa gaji akan diupayakan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Tiga orang pengurus di sini tidak digaji oleh koperasi, tapi nanti akan menjadi PPPK. Dan ini berlaku untuk seluruh Indonesia, bukan hanya di sini saja,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pengurus koperasi di seluruh nusantara untuk terus bekerja dengan profesional dan penuh semangat.

Langkah ini menjadi bukti bahwa pemerintah pusat serius memperkuat kelembagaan koperasi dari akar rumput hingga level kebijakan.

Zulhas juga menitipkan pesan menyentuh kepada seluruh pengurus koperasi di Indonesia agar terus semangat dalam menjalankan tugasnya.

“Bekerjalah dengan baik, penuh optimisme, dan integritas. Koperasi adalah fondasi ekonomi rakyat. Jika dikelola dengan benar, koperasi bisa jadi kekuatan besar untuk kesejahteraan bangsa,” pesannya.

Setelah menyapa para pelaku UMKM dan warga sekitar, Zulhas dan rombongan melanjutkan perjalanan ke titik kunjungan berikutnya di Kecamatan Natar.

Baca Juga :  Menelusuri Jejak Perjuangan Polisi Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Menanggapi wacana pengangkatan PPPK untuk pengurus koperasi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lampung Selatan, Ariantoni, menyatakan pihaknya akan mendalami informasi tersebut dan menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.

“Kita baru dengar tadi dari Pak Menko. Ini tentunya kabar baik, dan akan kami pelajari lebih lanjut. Tapi yang paling penting sekarang adalah bagaimana koperasi yang sudah terbentuk benar-benar menjalankan usahanya,” ujar Ariantoni.

Ia juga menekankan bahwa dari total koperasi yang ada di Lamsel, baru sekitar 10% yang aktif berjalan.

“Kalau belum jalan, bagaimana bisa kita bantu akses modal? Makanya saya dorong semua pengurus koperasi untuk bergerak dan berinovasi di desa masing-masing,” pungkasnya.

Kunjungan Zulhas ke Lampung Selatan menjadi bukti nyata bahwa koperasi bukan hanya jargon ekonomi kerakyatan, tapi bagian penting dari pembangunan nasional. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan semangat para pelaku koperasi di daerah, harapan untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi Indonesia kini semakin nyata.

“Koperasi Merah Putih di Kalianda membuktikan bahwa ekonomi rakyat bisa berdiri tegak dan mandiri. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaga semangat ini agar menyala dari desa hingga ke pusat.”

(Amr)

Berita Terkait

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Pengungkapan Narkotika Meningkat, Sita 79,2 Kg Sabu dan Selamatkan 335.483 Jiwa pada September 2026
Jalan 355 Meter di Desa Kedaton Menuju SMKN 2 Kalianda Akhirnya Mulus Di Cor Beton CV ANJA RAYA
Rawat Tanaman, Panen Hasil Budidaya, Lapas Kalianda Dorong Kemandirian WBP
Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu
Early Warning System BPBD Lampung Selatan Terhubung dengan Lapas Kalianda, Tingkatkan Respons Menghadapi Gempa dan Tsunami
Mabes TNI Tim V Bersama Satgas Karhutla Kodim 0421LS, Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Desa Kedaton
Tim Mabes TNI Bersama Satgas Karhutla Tim V Kodim 0421/LS,Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Kecamatan Kalianda

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pengungkapan Narkotika Meningkat, Sita 79,2 Kg Sabu dan Selamatkan 335.483 Jiwa pada September 2026

Selasa, 29 September 2026 - 19:03 WIB

Jalan 355 Meter di Desa Kedaton Menuju SMKN 2 Kalianda Akhirnya Mulus Di Cor Beton CV ANJA RAYA

Senin, 28 September 2026 - 18:14 WIB

Rawat Tanaman, Panen Hasil Budidaya, Lapas Kalianda Dorong Kemandirian WBP

Senin, 28 September 2026 - 18:11 WIB

Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

Berita Terbaru