Tragedi KDRT di Tulang Bawang Barat: Nyawa Melayang, Pelaku Diduga ODGJ

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang Barat, Lampung, Seruntingnews .Id. – Suasana duka menyelimuti Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, menyusul kematian tragis MI (77) akibat dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kejadian yang terjadi Kamis, 3 Juli 2025, sekitar pukul 05.30 WIB, itu menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Korban, seorang ayah tiri, ditemukan tak bernyawa setelah diduga dipukul oleh anak tirinya sendiri, SN (52), menggunakan cobek—alat penggiling sambal—hingga mengalami luka berat di kepala. Satu, (5/7/)

Kronologi kejadian bermula dari pagi yang sunyi. Di rumah kediaman korban, SN diduga melancarkan serangan brutal terhadap MI. Suara benturan keras dan teriakan minta tolong memecah kesunyian. Istri korban, S, yang menyaksikan kejadian tersebut, menjerit histeris meminta pertolongan.

Barang bukti yang di gunakan pelaku kekerasan dalam rumah tangga, manis, (3/7/2025)

Tetangga yang mendengar teriakan tersebut bergegas menuju sumber suara dan menemukan MI tergeletak bersimbah darah, tak sadarkan diri. Mereka segera membawa MI ke RS Asyifa, namun sayang, nyawa MI tak tertolong.

Kepolisian Polres Tulang Bawang Barat bergerak cepat. Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/168/VII/2025/Spkt/Polres Tulang Bawang Barat/Polda Lampung, tanggal 4 Juli 2025, SN berhasil diamankan. Plh Kasat Reskrim Ipda Fajar Adi Putra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pelaku langsung ditangkap di lokasi kejadian dan dibawa ke Mapolres Tulang Bawang Barat untuk diproses lebih lanjut.

Namun, di balik tragedi ini, terungkap fakta yang semakin mempersulit kasus ini. Keluarga pelaku menyebutkan bahwa SN diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Informasi ini menjadi pertimbangan penting bagi pihak kepolisian.

Untuk memastikan kondisi kejiwaan SN, pihak kepolisian membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Jiwa Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan menyeluruh. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi faktor penting dalam proses hukum selanjutnya.

Baca Juga :  "Sorotan Tajam KPK RI Ungkap Carut Marut Pengelolaan Aset dan Potensi Kehilangan PAD di Tubaba."L

SN dijerat dengan Pasal 44 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan/atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

Namun, dengan adanya dugaan ODGJ, proses hukum akan berjalan lebih kompleks dan membutuhkan kajian mendalam terkait pertanggungjawaban hukum pelaku.

Kasus ini menyoroti berbagai isu pelik: kekerasan dalam rumah tangga, perlindungan korban, dan penanganan individu dengan gangguan jiwa. Bagaimana sistem hukum dapat memberikan keadilan bagi korban sekaligus mempertimbangkan kondisi kejiwaan pelaku?
Bagaimana mencegah tragedi serupa terjadi di masa mendatang? Pertanyaan-pertanyaan ini memerlukan jawaban serius dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat luas, (Red)

Penulis : Red

Editor : Aan

Berita Terkait

Viral di Medsos, Polres Tulang Bawang Barat Bersama Tim Gabungan Ringkus 3 Orang Pelaku Curas Uang Rp 800 juta di Sumatera Utara
Ramadan 1447 H: Muhammadiyah Tubaba Serukan Persatuan dalam Perbedaan
Siswa SMP Karya Bakti Panaragan Bersihkan Masjid Jami Panaragan Jelang Ramadhan 1447 H
Pengukuhan DWP Tubaba 2024–2029, Sekda Tekankan Soliditas Organisasi, Ketua DWP: Awal Amanah dan Komitmen Bersama
Bupati Tubaba Terima Audiensi Kontingen Muhammadiyah Peserta Olympic AD VIII Tingkat Nasional
Bimtek Aplikasi SRIKANDI Selama 5 Hari Digelar, Dinas Perpustakaan Tubaba Perkuat SPBE
Sambut Ramadan 1447 H, AMM Baitul Makmur Hadirkan Ustadz Abdul Somad dan Rangkaian Kegiatan Syiar Islam Berkemaju
Forkopimda Tubaba Gelar Aksi Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan 20KM

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:40 WIB

Viral di Medsos, Polres Tulang Bawang Barat Bersama Tim Gabungan Ringkus 3 Orang Pelaku Curas Uang Rp 800 juta di Sumatera Utara

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:06 WIB

Ramadan 1447 H: Muhammadiyah Tubaba Serukan Persatuan dalam Perbedaan

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:03 WIB

Siswa SMP Karya Bakti Panaragan Bersihkan Masjid Jami Panaragan Jelang Ramadhan 1447 H

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:38 WIB

Pengukuhan DWP Tubaba 2024–2029, Sekda Tekankan Soliditas Organisasi, Ketua DWP: Awal Amanah dan Komitmen Bersama

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:03 WIB

Bupati Tubaba Terima Audiensi Kontingen Muhammadiyah Peserta Olympic AD VIII Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Tetap Fokus di Jalan Saat Puasa, Ini Kiat Aman dari Polda Lampung*

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:58 WIB