Ikrar Setia NKRI di Lapas Kalianda: Langkah Baru Warga Binaan untuk Kembali ke Pangkuan Bangsa

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalianda, Seruntingnews.id– Dua orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme di Lapas Kelas IIA Kalianda resmi menyatakan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Jumat (21/11). Prosesi sakral ini menjadi penanda penting perjalanan mereka untuk kembali menerima nilai-nilai kebangsaan dan meninggalkan paham yang bertentangan dengan ideologi negara.

Rangkaian ikrar dimulai dengan pembacaan dan penandatanganan pernyataan sumpah setia, dilanjutkan dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih serta pembacaan Pancasila—sebagai wujud pengakuan kembali terhadap dasar negara. Momen ini disaksikan oleh keluarga masing-masing WBP sebagai bentuk dukungan emosional yang sekaligus memperkuat komitmen mereka untuk berubah.

Baca Juga :  Hujan Deras MelandaPetir Sambar Tower BTS di Desa Hatta Warga Resah,Kades Peringatkan Pihak Perusahaan

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Agus Wahono sebagai perwakilan dari Kanwil Ditjenpas Lampung serta unsur Forkopimda dan instansi terkait, yakni BNPT, Polres Lampung Selatan, Kodim 0421, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Lamsel, Kemenag Lamsel, Polsek Kalianda, Bapas Kelas I Bandar Lampung, dan Kantor Imigrasi Kalianda, yang turut menjadi bagian dari proses pemulihan dan reintegrasi.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Kalapas Kalianda, Beni Nurrahman, memberikan pesan mendalam kepada kedua WBP yang berikrar:

Baca Juga :  Camat Kalianda Hadiri Soft Opening Cam Almira Hotel, Dukung Pengembangan Pariwisata Daerah

“Setelah berikrar kembali kepada NKRI, saudara bukan hanya bebas dari pengaruh negatif, tetapi juga bebas dalam makna kehidupan—siap berdaya, berkarya, berkontribusi, dan menjadi manusia baru untuk bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Ikrar ini bukan sekadar rangkaian seremonial, tetapi merupakan bukti nyata manfaat dari proses pemasyarakatan—bahwa melalui pembinaan, pendekatan humanis, dan kerja sama multipihak, warga binaan dapat kembali menemukan jati diri, memperbaiki kesalahan, dan kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan penuh tanggung jawab, serta menjaga keutuhan dan kedamaian NKRI. (Amr/Hms)

Editor : Aan

Berita Terkait

*H+9 Natal dan Tahun Baru, 647 Ribu Penumpang dan 161 Ribu Kendaraan Tinggalkan Sumatera Kembali Jawa*
PT.ASDP Resmi Tutup  Posko Nataru Arus Bakauheni–Merak 2025-2026
Menutup Tahun di Beranda Sumatra, BHC Rayakan Harapan Bersama*
Jelang Arus Balik Libur Tahun Baru, Bus dan Logistik Mengalir ke Jawa*
Siaga Nataru di Tengah Hujan, Kalapas Kalianda Turun Langsung Amankan Blok Hunian
Refleksi Akhir Tahun 2025 : LSM PRO RAKYAT Tegaskan 2026 Harus Bersih Jauh dari Penegakan Hukum Tebang Pilih
Ngupi Pai Puakhi, Warna Baru Pengamanan Nataru Sapa Penumpang Kapal
PT.ASDP Cabang Bakau Heni Kolaborasi Dengan Organda Dukung Kelancaran Angkutan Nataru 
Dua orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme di Lapas Kelas IIA Kalianda resmi menyatakan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pad

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 09:12 WIB

*H+9 Natal dan Tahun Baru, 647 Ribu Penumpang dan 161 Ribu Kendaraan Tinggalkan Sumatera Kembali Jawa*

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:56 WIB

PT.ASDP Resmi Tutup  Posko Nataru Arus Bakauheni–Merak 2025-2026

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:50 WIB

Menutup Tahun di Beranda Sumatra, BHC Rayakan Harapan Bersama*

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:21 WIB

Jelang Arus Balik Libur Tahun Baru, Bus dan Logistik Mengalir ke Jawa*

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:58 WIB

Siaga Nataru di Tengah Hujan, Kalapas Kalianda Turun Langsung Amankan Blok Hunian

Berita Terbaru