TULANG BAWANG BARAT — Semangat untuk terus berbenah dan melompat lebih jauh dalam pengelolaan zakat ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Tak ingin berpuas diri dengan capaian yang ada, BAZNAS PALI melakukan kunjungan study tiru ke BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), lembaga yang dikenal sukses menorehkan berbagai prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. BAZNAS PALI datang dengan tekad kuat untuk menyerap langsung praktik-praktik terbaik pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, khususnya dalam penguatan tata kelola kelembagaan dan percepatan digitalisasi layanan zakat yang transparan dan akuntabel.
Rombongan BAZNAS PALI dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS PALI, Dr. M. Erlin Susri, didampingi Wakil Ketua II Irwansyah dan Wakil Ketua IV Normansyah. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan BAZNAS Tubaba, yakni Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, Wakil Ketua I KH. Jumantoro, M.Pd.I, serta Wakil Ketua III H. Supriyanto Hadi.
Pertemuan yang digelar di ruang rapat BAZNAS Tulang Bawang Barat berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Diskusi berjalan intens, membahas berbagai inovasi unggulan yang telah membawa BAZNAS Tubaba menjadi salah satu BAZNAS daerah dengan pengelolaan zakat yang progresif, mulai dari sistem manajemen kelembagaan, strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat, hingga penerapan layanan digital yang mampu meningkatkan kepercayaan publik.
Melalui study tiru ini, BAZNAS PALI menegaskan komitmennya untuk terus belajar, berinovasi, dan bertransformasi. Harapannya, berbagai praktik baik yang diperoleh dari BAZNAS Tubaba dapat segera diadaptasi dan diterapkan di Kabupaten PALI, sehingga pengelolaan zakat semakin profesional, modern, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan ini menjadi simbol bahwa semangat kolaborasi dan kemauan untuk belajar adalah kunci utama dalam membangun BAZNAS yang kuat, terpercaya, dan berdaya guna bagi umat.
![]()












