Percepat Penanganan, Desa Pematang Gelar Rembuk Stunting 2025

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALIANDA Lampung Selatan, Seruntingnews.id– Dalam upaya percepatan penanganan dan pencegahan stunting, Pemerintah Desa (Pemdes) Pematang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rembuk Stunting Tahun 2025 di Aula Balai Desa Pematang, Kamis (7/8/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekcam Kalianda Muhammad Nur yang mewakili Camat Kalianda, Kepala UPTD PU Munadi, UPTD Peternakan, UPTD Perikanan, Kasi Ekobang Sohari, Kepala Desa Pematang Arrohman, Sekretaris Desa, Ketua BPD, Pendamping Kecamatan, Pendamping Desa, UPTD Puskesmas Kalianda, Mahasiswa dan Mahasiswi Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) Universitas Darmajaya, bidan desa, aparatur desa, dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Siaga Nataru di Tengah Hujan, Kalapas Kalianda Turun Langsung Amankan Blok Hunian

Dalam sambutannya, Sekcam Kalianda menegaskan pentingnya upaya pencegahan stunting sejak dini sebagai langkah krusial menjaga generasi masa depan.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Desa Pematang, Arrohman, menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, tanpa kerja sama yang kuat, upaya pencegahan tidak akan berjalan maksimal.

“Sebagai bentuk kepedulian kami, Desa Pematang bersama pemerintah daerah akan terus berinovasi dalam pemulihan dan peningkatan gizi balita, ujar Arrohman.

Baca Juga :  Mayat Terapung Ditemukan di Sungai Natar, Polisi Masih Selidiki Identitas Korban

Ia juga berharap agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya asupan gizi, sehingga ke depan tidak ada lagi kasus kekurangan gizi di Desa Pematang.

“Masalah stunting ini berkaitan langsung dengan kekurangan asupan gizi. Maka dari itu, kami bersama pemerintah dari pusat hingga desa berkomitmen membantu mencukupi kebutuhan gizi, khususnya bagi balita yang membutuhkan,” tutupnya.

Rembuk stunting ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting di Lampung Selatan.

(Amr)

Berita Terkait

*H+9 Natal dan Tahun Baru, 647 Ribu Penumpang dan 161 Ribu Kendaraan Tinggalkan Sumatera Kembali Jawa*
PT.ASDP Resmi Tutup  Posko Nataru Arus Bakauheni–Merak 2025-2026
Menutup Tahun di Beranda Sumatra, BHC Rayakan Harapan Bersama*
Jelang Arus Balik Libur Tahun Baru, Bus dan Logistik Mengalir ke Jawa*
Siaga Nataru di Tengah Hujan, Kalapas Kalianda Turun Langsung Amankan Blok Hunian
Refleksi Akhir Tahun 2025 : LSM PRO RAKYAT Tegaskan 2026 Harus Bersih Jauh dari Penegakan Hukum Tebang Pilih
Ngupi Pai Puakhi, Warna Baru Pengamanan Nataru Sapa Penumpang Kapal
PT.ASDP Cabang Bakau Heni Kolaborasi Dengan Organda Dukung Kelancaran Angkutan Nataru 

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 09:12 WIB

*H+9 Natal dan Tahun Baru, 647 Ribu Penumpang dan 161 Ribu Kendaraan Tinggalkan Sumatera Kembali Jawa*

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:56 WIB

PT.ASDP Resmi Tutup  Posko Nataru Arus Bakauheni–Merak 2025-2026

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:50 WIB

Menutup Tahun di Beranda Sumatra, BHC Rayakan Harapan Bersama*

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:21 WIB

Jelang Arus Balik Libur Tahun Baru, Bus dan Logistik Mengalir ke Jawa*

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:58 WIB

Siaga Nataru di Tengah Hujan, Kalapas Kalianda Turun Langsung Amankan Blok Hunian

Berita Terbaru