“Business Goes Green”: Mahasiswa UBL Tanam Mangrove, Lestarikan Ekosistem Pesisir Pesawaran

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, Seruntingnews.Id. – Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Bandar Lampung (UBL) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HIMABI) menggelar kegiatan “Business Goes Green: Aksi Nyata Penanaman Mangrove untuk Lampung Berkelanjutan”. Kamis, (10/7)

Kegiatan ini dilaksanakan di Kawasan Hutan Mangrove Petenggoran, Desa Gebang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran pada Kamis, (10/7/2025) dan sekaligus menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian di lingkungan pesisir.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor antara dunia akademik, pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), 14 (Ekosistem Lautan), dan 17 (Kemitraan untuk Tujuan).

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menilai bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi seremonial, tetapi merupakan bentuk sinergi yang penting dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli dan terlibat langsung dalam pelestarian lingkungan.

Baca Juga :  DPRD Pesawaran Usulkan Pengesahan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil PSU 2025 

Dalam kegiatan tersebut, DLH turut hadir dan terlibat langsung melalui keikutsertaan para pengawas dan pengendali dampak lingkungan, yakni Ibu Nevi Dini Astuti, S.Si., dan Ibu Yanti Meda, S.E., yang juga ikut menanam mangrove bersama pelaku UMKM, komunitas, masyarakat setempat, serta mahasiswa

Program Studi Administrasi Bisnis UBL yang dipimpin oleh Kaprodi Dr. M. Oktavianur, S.E., M.M.

Bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran, upaya pelestarian lingkungan selalu sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan. DLH secara konsisten mendukung inisiatif masyarakat maupun lembaga pendidikan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Menjaga kelestarian kawasan pesisir adalah tanggung jawab bersama. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat tutupan vegetasi mangrove yang penting bagi perlindungan pesisir, tetapi juga menanamkan nilai pentingnya harmoni antara manusia dan alam kepada generasi penerus,” ujar perwakilan Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga :  Kepala sekolah bungkam ketua komite bernyanyi untuk pembayaran uang Seragam di SMPN 4 Way Urang Makin Menguat

Selain penanaman, kegiatan ini juga disertai edukasi lingkungan dan kampanye digital, yang memperluas jangkauan pesan-pesan pelestarian kepada publik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan semangat kolaboratif dalam menjaga lingkungan, sekaligus membangun jejaring green business yang peduli terhadap kelestarian alam. Selain aksi tanam mangrove, kegiatan ini juga mencakup edukasi lingkungan dan kampanye digital melalui media sosial untuk memperluas dampaknya.

“Penanaman mangrove ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi menjadi aksi nyata kontribusi mahasiswa dan pelaku bisnis dalam menjaga ekosistem pesisir dan mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan,” ujar Dr. M. Oktavianur, (*).

Editor : Syam

Berita Terkait

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  
Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari
Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  
Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam
Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.
Dugaan Pungli Berkedok Uang Komite, Kepsek SDN 16 Paya Dilaporkan ke Inspektorat
Dugaan Pungli Seragam, Kepsek SMPN 4 Way Urang Dilaporkan ke Inspektorat  
Skandal SDN 16 Padang Cermin Meluas: Dugaan Penjualan Aset Sekolah Muncul, Inspektorat Minta Laporan Resmi  

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Kampung Sawah Didorong Jadi Pusat Perfilman dan Ekosistem Kreatif Pesawaran  

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Peduli Sesama, Prajurit Yonif 9 Marinir Rampungkan Bedah Rumah Warga Tuna Rungu dalam Sehari

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Tanpa Dana Desa, Desa Sukaraja Gelar Peringatan HUT RI ke-81 Secara Meriah  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Diduga Pungut Seragam Jutaan Rupiah, Kepsek SMPN 4 Pesawaran Bungkam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Diduga tabrak aturan,SDN16 harapan jaya kecamatan way ratai wajibkan wali murid beli buku LKS.

Berita Terbaru