Bandar Lampung, Serunting News.Id — Pasca digelarnya Rapat Senat Universitas Lampung (Unila) pada Rabu, 14 Oktober 2026 yang menetapkan enam nama sebagai bakal calon Rektor Unila periode 2027–2031, proses selanjutnya yaitu pengundian nomor urut akan digelar pada Senin, 19 Oktober 2026 mendatang.
Keenam nama yang telah ditetapkan adalah:
1. Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D.
2. Dr. Budiyono, S.H., M.H.
3. Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes.
4. Prof. Dr. Rudy, S.H., LL.M., LL.D.
5. Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si.
6. Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H., PIA
“Rencananya, Senin 19 Oktober 2026 pukul 08.30 WIB bertempat di Gedung Rektorat Lantai II akan dilakukan Rapat Senat dalam rangka pengundian nomor urut nama-nama bakal calon rektor tersebut,” ungkap Ketua Tim Supporting Panitia Pemilihan Rektor Unila periode 2027–2031, Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum., Jumat, 16 Oktober 2026.
Prof. Lusi Buka-bukaan
Sementara itu, Rektor Unila periode 2023–2027, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyambut positif tingginya antusiasme pendaftaran calon rektor.
“Berarti demokrasi berjalan. Semakin ramai dan banyak pilihan untuk yang terbaik,” ujar Prof. Lusi.
Ia berharap rektor yang terpilih nanti dapat melanjutkan program Unila Be-Strong dan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Unila. “Siapapun yang terpilih, program Unila Be Strong untuk membangun kampus yang lebih kuat, unggul, dan berdaya saing tinggi, bisa diteruskan. Termasuk operasional Rumah Sakit Pendidikan Unila sampai selesai dan berjalan sesuai target,” harapnya.
Prof. Lusi pun memaparkan sejumlah pencapaian selama tiga tahun terakhir kepemimpinannya:
Indikator Awal Sekarang
Prodi Terakreditasi Unggul 9 dari 128 65 (hampir 70%)
Akreditasi Internasional 1 23
Kelulusan Tepat Waktu 22% 65%
Pendapatan di Luar UKT < 5% ±13%
Ia berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan oleh rektor berikutnya, termasuk kinerja dosen yang menurutnya masih perlu dukungan dan peningkatan lebih lanjut. “Jujur, ini memang agak berat karena butuh waktu dan mengubah pola pikir. Tapi yang tadinya kurang semangat sekarang sudah berubah, tinggal ditingkatkan lagi,” pungkasnya. ( Dd).











