Pesisir Barat Matangkan Persiapan Penilaian RBI/Desa Tapis di Pekon Seray

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT – Seruntingnews id Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus mematangkan persiapan menghadapi penilaian Ruang Bersama Indonesia (RBI)/Desa Tapis Tahun 2026. Kesiapan Pekon Seray sebagai wakil Kabupaten Pesisir Barat menjadi fokus dalam Rapat Lintas Sektoral Persiapan Penilaian RBI/Desa Tapis Pekon Seray Tahun 2026 yang digelar di Aula Hotel Kurma, Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (27/08/2026).

Rapat tersebut dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pesisir Barat, Ir. Armand Achyuni, serta dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Irhamuddin, S.KM., M.M., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon, Rochmad, S.Sos., M.M., Camat Pesisir Tengah, Joni Nasbar, S.KM., M.M., serta narasumber Dr. Asrin, S.Kep., M.M., selaku Analis Kebijakan Ahli Muda pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung.

Turut hadir Ketua APDESI Kabupaten Pesisir Barat, Peratin Pekon Seray, serta peserta rapat persiapan RBI/Desa Tapis.

ADVERTISEMENT

Donasi

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Asisten I Armand Achyuni menyampaikan bahwa Program Ruang Bersama Indonesia (RBI)/Desa Tapis merupakan bentuk nyata kepedulian dalam membangun lingkungan dan desa yang inklusif, ramah perempuan dan anak, mandiri, serta kreatif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Pekon Seray telah dipercaya menjadi salah satu lokasi sekaligus wakil Kabupaten Pesisir Barat yang akan mengikuti penilaian RBI/Desa Tapis pada 7 September 2026 mendatang. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat memberikan perhatian dan komitmen penuh agar seluruh indikator serta kebutuhan penilaian dapat dipersiapkan secara maksimal, matang, dan terpadu.

“Melalui rapat persiapan penilaian pada hari ini, saya ingin menekankan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian bersama,” ujar Armand.

Pertama, terkait pemantapan dokumen dan indikator penilaian. Ia meminta seluruh tim dan aparatur pekon melakukan inventarisasi serta pemeriksaan kembali terhadap kelengkapan dokumen, kondisi fisik di lapangan, hingga data inovasi yang menjadi indikator utama penilaian RBI/Desa Tapis.

Baca Juga :  Bupati Radityo Egi Pratama Resmikan Ponpes dan SMP IT AlFatih di Sidomulyo 

Kedua, sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, persiapan penilaian tidak dapat dilakukan oleh pihak pekon secara sendiri. Diperlukan kerja sama antara aparatur Pekon Seray, dinas terkait, kecamatan, serta seluruh unsur lintas sektor untuk membagi tugas dan memastikan seluruh persiapan dapat diselesaikan sebelum tim penilai hadir.

Ketiga, partisipasi aktif masyarakat. Armand menegaskan bahwa keberhasilan RBI/Desa Tapis sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, kelompok perempuan, pemuda, dan unsur lainnya perlu dilibatkan agar keberadaan program dapat memberikan manfaat serta dirasakan secara langsung oleh seluruh masyarakat Pekon Seray.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program RBI/Desa Tapis di Pekon Seray. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, serta mampu memberikan ruang bagi perempuan dan anak untuk tumbuh, berkembang, dan berperan aktif dalam pembangunan.

Ia menegaskan bahwa TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat siap bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah pekon, organisasi perempuan, kader PKK, serta seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan penilaian RBI/Desa Tapis.

“Program ini bukan hanya tentang penilaian, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun lingkungan yang benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi perempuan dan anak, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam pembangunan,” ujar Dian.

Menurutnya, keberhasilan RBI/Desa Tapis harus ditunjukkan melalui keterlibatan nyata masyarakat, khususnya perempuan dan anak, dalam berbagai kegiatan di lingkungan pekon. Karena itu, ia mengajak seluruh kader TP-PKK dan masyarakat Pekon Seray untuk mengambil peran sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Baca Juga :  Menjaga Nadi Kerukunan: Bupati Pesisir Barat Mandatkan FKUB 2025-2030 Sebagai Benteng Toleransi

Dian juga berharap seluruh persiapan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan indikator penilaian, tetapi dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan perubahan positif di Pekon Seray.

“Yang paling penting adalah keberlanjutan. Apa yang kita persiapkan untuk penilaian ini hendaknya tidak berhenti setelah penilaian selesai, tetapi terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Dian memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, aparatur Pekon Seray, para kader TP-PKK, dinas terkait, serta seluruh masyarakat yang telah menunjukkan komitmen dan semangat dalam mempersiapkan pelaksanaan RBI/Desa Tapis.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, serta bersama-sama memberikan yang terbaik sehingga Pekon Seray mampu tampil maksimal pada penilaian yang akan dilaksanakan pada 7 September 2026 mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Armand juga menyampaikan apresiasi kepada Peratin Pekon Seray, dinas terkait, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan penilaian RBI/Desa Tapis.

Ia berharap seluruh peserta rapat dapat mengikuti pembahasan dengan serius dan penuh tanggung jawab, sekaligus memanfaatkan forum tersebut untuk memperkuat koordinasi, bertukar informasi, serta menyelesaikan berbagai kendala teknis yang masih dihadapi.

“Manfaatkan pertemuan ini untuk berkoordinasi dan memecahkan berbagai kendala teknis yang masih ada, sehingga ketika tim penilai hadir pada 7 September mendatang, seluruh persiapan sudah benar-benar matang,” pungkasnya.

Dengan adanya persiapan lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat optimistis Pekon Seray dapat mengikuti penilaian RBI/Desa Tapis Tahun 2026 dengan kesiapan yang optimal serta menunjukkan berbagai potensi, inovasi, dan keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan pekon yang inklusif, ramah perempuan dan anak, mandiri, serta sejahtera.

Berita Terkait

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Bupati Pesisir Barat Ingatkan Calon Peratin: Siap Menang, Siap Menerima Hasil dengan Lapang Dada
PEMKAB PESISIR BARAT MATANGKAN PERSIAPAN PENILAIAN OMBUDSMAN DAN TINDAK LANJUT EVALUASI PELAYANAN PUBLIK
Kapolres Pesisir Barat Sambut Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati di Mapolres Perkuat Hubungan dan Sinergitas
Pengungkapan Narkotika Meningkat, Sita 79,2 Kg Sabu dan Selamatkan 335.483 Jiwa pada September 2026
Jalan 355 Meter di Desa Kedaton Menuju SMKN 2 Kalianda Akhirnya Mulus Di Cor Beton CV ANJA RAYA
Rawat Tanaman, Panen Hasil Budidaya, Lapas Kalianda Dorong Kemandirian WBP
Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Bupati Pesisir Barat Ingatkan Calon Peratin: Siap Menang, Siap Menerima Hasil dengan Lapang Dada

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:06 WIB

PEMKAB PESISIR BARAT MATANGKAN PERSIAPAN PENILAIAN OMBUDSMAN DAN TINDAK LANJUT EVALUASI PELAYANAN PUBLIK

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Kapolres Pesisir Barat Sambut Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati di Mapolres Perkuat Hubungan dan Sinergitas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pengungkapan Narkotika Meningkat, Sita 79,2 Kg Sabu dan Selamatkan 335.483 Jiwa pada September 2026

Berita Terbaru

Jakarta

KPK Larang Kepala Daerah Beri Hibah APBD ke Instansi Vertikal

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:01 WIB

Jakarta

Pejabat BNPB Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:41 WIB